Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Saat Jalan-Jalan Bawa Benda Ini, Wahyudi Merasakan Dinginnya Sel Polsek Padang Batung

Norhan Wahyudi (30) warga Desa Kapuh Kecamatan Simpur, HSS diamankan saat berada di Desa Karang Jawa

Saat Jalan-Jalan Bawa Benda Ini, Wahyudi Merasakan Dinginnya Sel Polsek Padang Batung
internet
Ilustrasi sengsara di penjara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Anggota Polsek Padang Batung Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengamankan pemuda yang membawa senjata tajam (Sajam) tanpa izin di tempat umum.

Norhan Wahyudi (30) warga Desa Kapuh Kecamatan Simpur, HSS diamankan saat berada di Desa Karang Jawa Muka Kecamatan Padang Batung, Rabu, (25/4) pukul 15.30 WITA.

Dia diamankan karena menyimpan Sajam tanpa izin di tempat umum. Penangkapan pelaku berawal saat anggota Polsek Padang Batung melakukan giat patroli rutin diwilayah hukum Polsek Padang Batung.

Baca: Hasil Bayern Munchen vs Real Madrid di Semifinal Liga Champions, Ronaldo Cs Raih Poin Penuh

Baca: Ini Sumber Kekayaan Dipo Latief Hingga Bisa Berikan Nikita Mirzani 400 Juta Setiap Bulan

Baca: Selain Tembak Mati Adik Ipar, Kompol Fahrizal Ngamuk Pakai Samurai, Ternyata Punya Ilmu Kesaktian

Saat patroli melintas di Jalan Brigjend H Hasan Basry Desa Karang Jawa Muka Kecamatan Padang Batung, Norhan Wahyudi menunjukkan gelagat mencurigakan.

Barang bukti senjata tajam
Barang bukti senjata tajam (Istimewa)

Anggota Polsek Padang Batung langsung melakukan pemeriksaan dan ditemukan Sajam yang disembunyikan di pinggang sebelah kiri.

Kepada petugas, Kamis, (26/4) Norhan Wahyudi mengaku membawa sajam hanya untuk jaga diri.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu membenarkan dengan penangkapan pelaku.

"Pelaku sudah diamankan di Polsek Padang Batung untuk menjalani pemeriksaan. Termasuk dengan barang buktinya" katanya kepada Banjarmasin Post.

Sajam yang diamankan berbentuk penikam penusuk jenis pisau dengan panjang besi 11,5 centimeter dan lebar 1,2 centimeter.

Panjang keseluruhan Sajam 17,3 centimeter dengan hulu terbuat dari kayu hitam dan kumpang terbuat dari kayu warna cokelat dan hitam.

Pelaku bakal terancam pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. Dengan ancaman penjara 10 tahun penjara. (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help