Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Ratusan Botol Miras Hingga Seribu Liter Solar Ilegal Disita, Hasil Operasi Pekat Intan 2018

Polres Hulu Sungai Tengah menyita lebih dari 300 botol minuman keras (miras) berbagai merek dari sejumlah warung malam

Ratusan Botol Miras Hingga Seribu Liter Solar Ilegal Disita, Hasil Operasi Pekat Intan 2018
BANJARMASINPOST.co.id/hanani
Polres Hulu Sungai Tengah menyita lebih dari 300 botol minuman keras (miras) berbagai merek dari sejumlah warung-warung malam di Kabupaten HST, selama melaksanakan operasi sikat Intan 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polres Hulu Sungai Tengah menyita lebih dari 300 botol minuman keras (miras) berbagai merek dari sejumlah warung malam di Kabupaten HST, selama melaksanakan operasi sikat Intan 2018.

Selain miras, juga menyita 1000 liter solar yang diduga ilegal, yang dibawa seorang pengendara mobil berpelat asal Kalteng, serta berbagai barang hasilb yang diduga dari hasil tindak pidana lainnya.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, Jum'at (27 /4/2018) pada konfrenai Pers didampingi Kasat Res Narkoba, Kasat Sabhara Iptu Anton Silalahi dan Ps Paur SubagHumas Bripka M Husaini, menjelaskan, Operasi Sikat Intan 2018 dilaksanakan selama 14 hari dari 12 - 25 April 2018.

Baca: LIVE STREAMING Timnas U-23 Indonesia vs Bahrain PSSI Anniversary Cup 2018 - Link Live Streaming RCTI

Hasil Operasi yang dicapai ada 410 perkara yang sebagian besar tindak pidana ringan. Perkara yang cukup berat adalah perkara tujuh paket sabu yang disita dari hasil operasi tangkap tangan Satres narkoba.

"Khususbuntuk miras yang jumlahnya ratusan di sita dari tersangka yang berbeda di tempat berbeda. Miras tersebut dijual di warung-warung malam yang berpotensi menimbulkan tindak pidana lainnya bagi penggunanya. Apalagi jika penggunanyabmembawa senjata tajam, biasanya menimbulkan tindak pidana penganiayaan hingga pembunuhan,"kata Kapolres.

Disebutkan, miras kemasan botol buatan pabrik dipasok dari Banjarmasin. Pihaknya masih menyelidiki pihak pemasok tersebut.

"Selain miras buatan pabrik kamibjuga menyita bahan oplosan miras berupa alkohol 70 persen berbagai merek. Juga bahan pembuat tuak berupa air nira dan kayu khusus sebagai campuran yang disita dari pembuatnya di Ilung Kecamatan Batangalai Utara,"jelasnya.

Kapolres pun menyampaikan penghargaan kepada masyarakat atas bantuan dan kerjasamabdengan kepolisian hingga pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2018 berjalan sukses"Operasi Sikat Intan ini juga dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan,"jelasnya.

Berikut perkara yang ditangani hasil Operasi Sikat Intan 2018 oleh Polres HST:

1. Senjata tajam 6 (enam) Perkara dengan jumlah Pelaku / Pelanggar 6 (enam) orang
2. Judi 2 (dua) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 2 (dua) orang
3. Curanmor 1 (satu) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 1 (satu) orang
4. Penadah 1 (satu) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 1 (satu) orang
5.Curbis (pencurian biasa) 1 (satu) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 1 (satu) orang
6. Curat (pencurian dengan pemberatan) 1 (satu) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 1 (satu) orang
7. Narkoba 5 (lima) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 6 (enam) orang
8. Lahgun BBM 1 (satu) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 1 (satu) orang
9. Miras 3 (tiga) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 3 (tiga) orang
10.Alkohol 5 (Lima) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 5 (Lima) orang
11.Mabuk 11 (sebelas) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 11 (sebelas) orang
12. Tanpa KTP 167 (seratus enam puluh tujuh) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 167 (seratus enam puluh tujuh) orang
13. Gar Lalin 202 (dua ratus dua) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 202 (dua ratus dua) orang
14. Gar Asusila 4 (empat) Perkara dengan jumlah pelaku / pelanggar 4 (empat) orang.

(banjarmaainpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help