Public Services

Tak Ada Lagi Pengerjaan Jalan

Kalau dilihat dari anggaran yang tertera tertulis hampir Rp 2 Miliar, tapi pekerjaannya paling 500 meter

Tak Ada Lagi Pengerjaan Jalan
BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat
Salah satu ruas jakan nasional yang rusak parah di Kabupaten Tanahbumbu, Kalsel. Foto diambil Minggu (1/4/2018) 

TANAHBUMBU - Kepada Pemda Tanahbumbu dan dinas terkait. Saya mewakili warga Satui mau menanyakan tentang kelanjutan pembangunan infrastruktur khususnya pengaspalan jalan di Simpang 4 Sompul yang saat ini tidak ada lagi pengerjaannya.

Kalau dilihat dari anggaran yang tertera tertulis hampir Rp 2 Miliar, tapi pekerjaannya paling 500 meter. Mohon penjelasannya, terima kasih. 081251805362

TANGGAPAN:
UNTUK pengaspalan jalan tersebut rencananya 1,5 kilometer dengan anggaran kurang lebih Rp 2 miliar. Namun karena ada kelebihan salur Dana Bagi Hasil dari pusat yang harus dipotong dalam APBD Kab Tanbu tahun ini, sehingga proyek tersebut juga harus dikurangi anggarannya.

Dengan demikian, pengerjaan pengaspalan jalan yang bisa dikerjakan tahun ini hanya kurang lebih 500 meter. Kelanjutan pengaspalan proyek tersebut akan kita usulkan lagi pada anggaran tahun depan. Terima kasih.

ROY RIZALI ANWAR MT
Kepala Dinas PUPR
Kabupaten Tanahbumbu

Guru Absen Siswa pun Tak Belajar
HULU SUNGAI SELATAN - Anak-anak kami di SMKN Loksado, Kandangan, sering sekali tidak belajar khususnya jam ke 1,2 dan pada jam-jam terakhir, ini karena guru-gurunya selalu terlambat datang, ditambah ibu kepala sekolah yang selalu datang terlambat dan pulang lebih awal dengan alasan macam-macam. Ada rakor yang hampir tiap hari, rapat lainnya.

Tidak ada kepsek, guru bolos mengajar dan ada di warung, pulang lebih awal, sehingga anak kami cuma dijejali catatan saja, jadi ketinggalan informasi. Kalau laporan kinerja 100 persen, padahal banyak bolong kehadirannya. Termasuk juga laporan keuangan sangat tertutup tidak diketahui warga sekolah. Tolong ditindak dan beri sanksi. Terima kasih. 081952918301

TANGGAPAN:
TERIMA kasih atas informasinya. Berkaitan hal tersebut, berikut kami sampaikan penjelasan dari kepala SMK Negeri 1 Loksado. Kegiatan Belajar Mengajar di SMKN 1 Loksado yang disinyalir sering tidak belajar dan diberitugas/catatan dikarenakan keadaan guru yang hampir 99 persen adalah perempuan dan saat ini ada tiga orang guru yang sedang hamil.

Dua orang diantaranya sedang cuti bersalin, kemudian ada guru yang merangkap sebagai staf TU juga sedang tugas luar karena ada bimtek ketatalaksanaan sekolah, sehingga mengharuskan kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti itu. Selain itu juga terkendala oleh kekurangan tenaga pendidik/guru sehingga apabila ada guru yang berhalangan hadir tidak ada pengganti.

Solusi untuk hal ini diantaranya adalah guru yang tidak mengajar agar perduli untuk mengisi jam mengajar pada kelas yang gurunya tidak ada dikarenakan cuti bersalin.

Bulan Januari sampai dengan Maret 2018 memang bulan sibuk untuk sekolah khususnya SMK. Mulai dari Simulasi UNBK, Pelaksanaan UKK, USBN, UNBK yang jadwalnya bersambung.

Sedangkan ketidakhadiran Kepala Sekolah memang ada kegiatan yang harus dihadiri. Khusus bulan April 2018 dari tanggal 2 - 5 April adalah pelaksanaan UNBK SMK, dikarenakan SMKN 1 Loksado harus menginduk di SMAN 2 Kandangan sehingga Kepala Sekolah dan panitia UNBK berada di tempat pelaksanaan UNBK. Kemudian, 9 - 11 April 2018 Bidang GTK mengundang Ketua dan Sekretaris MKKS untuk kegiatan Workshop Analisis Penyusunan Kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan Angkatan II, yang bertempat di Tree Park Hotel Banjarmasin, dikarenakan Kepala Sekolah adalah Sekretaris MKKS SMK Kab. HSS maka Kepala Sekolah menghadiri kegiatan tersebut.

Selanjutnya, pada 16 - 18 April 2018 Bidang GTK mengundang Kepala SMK Negeri dan Swasta se-Kalsel untuk mengikuti kegiatan bimtek Kepala SMK Angkatan II di hotel Rodhita Banjarmasin. Kegiatan yang diikuti oleh Kepala SMKN 1 Loksado selama bulan April 2018 dapat dikonfirmasi dengan Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan karena ada undangan resmi. Setelah itu, pada 19 April 2018 Kepala Sekolah juga menghadiri pertemuan MKKS se-Banua Enam di SMKN 1 Binuang yang merupakan agenda rutin Kepala SMK se-Banua Enam untuk mengadakan koordinasi dalam mengambil kebijakan dan melaksanakan beberapa agenda tahunan yang harus dilaksanakan oleh sekolah diantaranya yang dibahas dalam forum MKKS se-Banua Enam adalah PPDB, PLS, kalender pendidikan, penguatan pendidikan karakter, dan pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas semester genap TP. 2017/2018. Demikianlah informasi di SMKN 1 Loksado yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya.

H SYAMSURI
Kepala Bidang Bina SMK Disdikbud Provinsi Kalsel

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help