Obat Bebas Tak Lagi Dijual Bebas

Ini Bahaya yang Terjadi pada Obat Bebas yang Dijual Bebas

Terpisah, Liling Triyasmono, Sekretaris Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Banjarbaru-Banjar

Ini Bahaya yang Terjadi pada Obat Bebas yang Dijual Bebas
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terpisah, Liling Triyasmono, Sekretaris Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Banjarbaru- Banjar, berujar, ada beberapa zat aktif pada obat bebas yang bisa disalahgunakan untuk campuran oplosan.

Namun, sebut dia, hal itu harus dibuktikan lebih dulu melalui hasil riset dan analisis dari isi oplosan itu sendiri.

Masih kata Liling, terkait penjualan terbatas memang tengah ada ada usulan dan nantinya dibatasi hanya bisa di toko obat dan apotek.

Baca: Bocah SMP Ini Resmi Menikah, Ada yang Aneh dari Make Up Pengantin Wanita, Netter Salfok!

Baca: Heboh Istri Raffi Ahmad Nagita Slavina Hamil Lagi, Ternyata Orang Ini yang Membocorkan Rahasia

Baca: Kisah Spiritual Ki Joko Bodo, Disengat Listrik Depan Kabah Lalu Lepas Kesaktian Ilmu Gendam Putih

"Namun kita juga harus mewaspadainya, karena pada akhirnya dengan memberitahu zat-zat aktif tersebut malah nanti khawatir masyarakat jadi tahu dan disalahgunakan. Untuk edukasi juga perlu formulasi tepat," ucap Kaprodi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM), ini.

Ditegaskannya, apoteker sedang berupaya memberikan edukasi obat yang benar-benar terukur dan terarah sehingga potensi penyalahgunaan obat bisa diminimalisir.

"Masyarakat juga harus bersama-sama menjaga bahwa penyalahgunaan obat adalah hal yang sangat merugikan. Regulasi penjualan obat bebas terbatas untuk obat-obat yang berpotensi disalahgunakan wajib diubah. Tidak menutup kemungkinan apotek atau toko obat berperan dalam penyalahgunaan obat jika tenaga kefarmasian dan teknis kefarmasiannya tidak bertanggungjawab," tegasnya.

Menurut Liling, perlu adanya pengawasan yang baik disetiap lini sesuai Undang-undang.

"Koordinasi dan pelibatan antara Dinas Kesehatan, BBPOM, organisasi profesi sebagai upaya preventif," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved