Menguak Pernikahan Dini Warga Rampa

Menikah Sesama Suku Agar Hubungan Kekerabatan Tetap Terjaga

Keunikan warga tinggal dibagian pesisir selatan Kotabaru ini menganggap, bisa melaksanakan hajatan selain sebuah kebanggaan tersendiri.

Menikah Sesama Suku Agar Hubungan Kekerabatan Tetap Terjaga
helriansyah
Memperbaiki alat tangkap salah satu rutinitas warga Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seperti sebuah keunikan tersendiri bagi warga Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru yang mayoritas adalah dari suku Bajau (Samma).

Keunikan warga tinggal dibagian pesisir selatan Kotabaru ini menganggap, bisa melaksanakan hajatan selain sebuah kebanggaan tersendiri.

Keunikan lain warga dari Suku Bajau Samma, ini selain tidak jarang kebanyakannya para mempelai perempuan berusia belia.

Baca: Terungkap! 70 Persen Pernikahan di Desa Ini Berusia Dini, Taufik: Gaya Hidup dan Kebanggaan

Baca: Disaat Pernikahan Dini Jadi Lifestyle Warga Desa Rampa, Mengejutkan Usia Anak yang Dinikahkan

Baca: Heboh Istri Raffi Ahmad Nagita Slavina Hamil Lagi, Ternyata Orang Ini yang Membocorkan Rahasia

Tapi hajatan perkawinan dilaksanakan kebanyakan sesama suku Bajau Samma.

"Biasanya baik dari mempelai perempuan atau dari laki-laki akan menikah, mereka keduanya sama-sama dari suku Samma," kata Suherman salah seorang tokoh masyarakat.

Selain merupakan sebuah tradisi, pernikahan sesama suku untuk lebih mempererat hubungan tali silaturahmi.

"Karena menjadi tradisi dan untuk memperat hubungan sesama dari orangtua," tandas Suherman.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyayah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved