Kalsel Bergerak

Nazir Fuad Senang Paman Birin Dukung Pelestarian Ekosistem Lahan Gambut

Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional, Nazir Fuad, mengapresiasi atas peran luar biasa Kalimantan Selatan dalam mendukung

Nazir Fuad Senang Paman Birin Dukung Pelestarian Ekosistem Lahan Gambut
BANJARMASINPOST.co.id/milna sari
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Hendroyono dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional, Nazir Fuad. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KARANG INTAN - Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional, Nazir Fuad, mengapresiasi atas peran luar biasa Kalimantan Selatan dalam mendukung program- program restorasi bagi pelestarian ekosistem gambut.

"Kalsel akan terus dikenang sebagai salah satu daerah yang memberikan dukungan luar biasa bagi pelaksanaan program program restorasi gambut," papar Nazir Fuad, Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional di acara Jambore Masyarakat Gambut Nasional 2018 di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/4/2018).

Salah satu bentuk dukungan nyata tersebut adalah partisipasi dan kesediaan Kalsel menjadi tempat penyelenggaraan Jambore Maayarakat Gambut Nasional 2018.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Hendroyono dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional, Nazir Fuad.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Hendroyono dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nasional, Nazir Fuad. (BANJARMASINPOST.co.id/milna sari)

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Hendroyono juga mengapresiasi peran langkah-langkah strategis yang dilakukan Kalsel dan stakeholder terkait serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya penyelamatan lahan gambut.

"Atas nama Kementerian LHK kami mengapresiasi gerakan nyata pemerintah provinsi, kabupaten, kota, stakeholder di Kalimantan Selatan dalam mendukung gerakan pelestarian ekosostem gambut," ucapnya.

Disebutkan, berkat kebersamaan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara nasional dari 400.000 hektare di tahun 2016, luasan lahan yang terbakar, data untuk tahun 2017 turun menjadi 160.000 hektare.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, menegaskan, kendati jumlah karhutla di Kalsel mengalami penurunan, namun segala upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan hingga jumlah Karhutla nol persen di Kalsel.

Bahkan sebut Paman Birin, pada Apel Besar Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla dengan melibatkan segenap lapisan masyarakat, termasuk para relawan penangulangan bencana pada 26 April lalu Pemprov Kalsel memberikan piagam penghargaan kepada perusahaan dan masyrakat pengelola kelompok peduli pencegahan karhutla sebagai wujud terima kasih dan penghargaan.

Paman Birin mengungkapkan apresiasi dan mengucapkan selamat datang kepada peserta Jambore Masyarakat Gambut Nasional 2018. "Sebuah Kehormatan bagi Kalsel dipercaya sebagai tuan rumah Jambore Masyarakat Gambut Nasional 2018," ucapnya.

Menurutnya, dengan kegiatan tersebut menjadi media ilmu pengetahuan saling bertukar informasi dan pengalaman terkait strategi efektif untuk pencegahan dan penanggulangan kerusakan lahan gambut.

Kegiatan ini juga bisa meningkatkan kesejahteran masyarakat sekitar lahan gambut. Pasalnya, hasil rekomendasi urun rembuk mayarakat gambut nasional, juga akan melahirkan ide dan gagasan cerdas bagi olah cipta dan karya produk produk bersumber dari lahan gambut yang bisa mendatangkan nilai ekonomis. (BANJARMASINPOST.co.id/aol)

Penulis: Milna Sari
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help