Home »

Video

Berita HST

NEWSVIDEO: BPBD HST, Balakar dan Tagana Gelar Latihan Bersama Penanggulangan Bencana

Kabupaten Hulu Sungai Tengah, salah satu kabupaten yang masuk dalam peta rawan bencana di Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Kabupaten Hulu Sungai Tengah, salah satu kabupaten yang masuk dalam peta rawan bencana di Kalsel. Bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan serta permukiman, terjadi tiap tahun.

Mengantisipasi dampak tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah HST, bekerjasama dengan Kodim 1002 Barabai, Balakar 654 Murakata serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana, dengan melaksanakan latihan bersama.

Pembukaan pelatihan diawali dengan upacara gelar peserta pelatihan di lapangan halaman belakang Markas Kodim 1002 Barabai, Jumat (27/4/2018). Upacara yang dihadiri Dandim 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohman Zein, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, Wakapolres Kompol Sarjaini, Plt Bupati HST HA Chairansyah serta jajaran Kodim, kepolisian dan pemerintahan HST tersebut dipimpin Plt Bupati HST.

Adapun peserta upacara, merupakan peserta pelatihan, terdiri 30 anggota Kodim, 15 anggota Polres HST, 10 anggota Tagana, 11 Satpol PP, 15 asnggota Balakar 654 Murakata, lima anggota SAR Karamat, dan lima anggota SAR Pasopati, 20 anggota BPBD HST serta 10 anggota Tim Reaksi Cepat 333 Barabai.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Barito Putera vs Bhayangkara FC Via Streaming Indosiar

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live TV) Liga Inggris Pekan 36 Malam Ini : Ada Liverpool dan Chelsea!

Baca: Tubuh Para Superhero Terlihat Sempurna, Begini Kerasnya Latihan yang Mereka Lakukan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST Ali Fahmi menjelaskan, pelatihan bersama menagguangi bencana secara swadaya tersebut, dilaksanakan selama dua hari meliputi pemberian materi antara lain, kebijakan strategi penanggulangan bencana, mekanisme pencarian, pertolongan, dan evakuasi bencana karhutla.

Juga dilaksanakan praktek penggunaan alat komunikasi, alat pemadam dari tim pelatih gabungan, praktek penggunaan GPS, perahu karet, pemasangan tenda peleton dan tenda darurat, serta praktek pendirian Posko darurat. "Instrukturnya terdiri berbagai unsur yang sudah memiliki kompetensi,"jelas Ali Fahmi.

Usai upacara, Plt Bupati HST, Kapolres, dandim serta undangan lainya diajak melihat langsung sarana dan sarana yang dimiliki HST untuk mendukung penanganan bencana. Antara lain pakaian tahan panas, perahu karet, kolam penampungan air darurat saat terjadi Karhutla di daerah sulit air, serta dapur umum mobile yang selama ini digunakan Tagana, melayani kebutuhan makan dan minum korban bencana.

Sebelumnya, Plt Bupati HST HA Chairansyah berharap, latihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan dan wawasan peserta, sehingga ketika ada bencana, penanggulangan korbananya lebih cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan.(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help