Berita HST

Peserta Latihan Penanggulangan Bencana HST Antusias Belajar Lacak Lokasi Titik Api Pakai GPS

Peserta Latihan Penanggulangan bencana HST antusias mengikuti sesi pengenalan dan penggunaan GPS untuk melacak titik api

Peserta Latihan Penanggulangan Bencana HST Antusias Belajar Lacak Lokasi Titik Api Pakai GPS
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu kelompok peserta latihan penanggulangan bencana, melaksanakan praktek mencari titik koordinat menggunakan GPS, Sabtu (28/4/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Peserta Latihan Penanggulangan dampak bencana Hulu Sungai Tengah antusias mengikuti sesi pengenalan dan penggunaan GPS, untuk melacak titik api, jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, Sabtu (28/4/2018).

Sesi tersebut menghadirkan Sa'dianor, dari Dinas Permukiman dan Perumahan, yang punya kompetensi di bidang tersebut. Peserta diajak langsung praktek lapangan, menggunakan alat tersebut.

"Penggunaan GPS ini memudahkan petugas lapangan untuk mendatangi lokasi titik api, serta bisa menemukan jalan yang cepat mencapai lokasi,"kata Sa'dianor. Latihan penggunaan GPS tersebut diakui para peserta sangat bermanfaat dan menambah wawasan mereka. Andriharto, peserta dari Polres HST mengaku banyak pengetahuan yang diperoleh, selama dua hari mengikuti latihan penanggulangan bencana dan dampaknya tersebut.

Baca: Sedang Berlangsung! Live Streaming Indosiar Barito Putera vs Bhayangkara FC, Rizky Pora Bermain

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live TV) Liga Inggris Pekan 36 Malam Ini : Ada Liverpool dan Chelsea!

Baca: Tubuh Para Superhero Terlihat Sempurna, Begini Kerasnya Latihan yang Mereka Lakukan

"Dari latihan ini, kita menyadari pentingnya kebersamaan dan kekompakan saat mengatasi masalah di lapangan. Juga pentingnya pengetahuan dan wawasan teknis penggunaan sarana dan falititas pendukung, teknik evakuasi dan tak kalah penting bagaimana kita sendiri bertahan dan memastikan keselamatan diri sendiri sebelum menolong orang lainn"kata Andri.

Latihan SAR, penanganan korban, penyelamatan, pengetahuan medis dan dapur umum hingga penggunaan GPS untuk mengetahui titik koordinat tersebut dilaksanakan dengan sistem kelompok. Dari 121 peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan tujuan agar lebih fokus saat praktek.

"Kunci dari keberhasilan dalam penanganan bencana ini kebersamaan dan kekompakan selain pengetahuan tak boleh ada ego kelompok.Sebab sehebat apapun skill seseorang dia tak bisa kerja sendiri. Tetap harus kerja tim,"kata Kapten Barep, instruktur dari Kodim 1002 Barabai.

Sebelum praktek Lapangan, Sekretaris Balakar 654 Murakata, H Hernadi memberikan materi pengenalan alat-alat pemadam kebakaran, serta teknis penggunaannya. Sedangkan Rudi, dari Taruna Siaga Bencana HST mengenalkan perlengkapan safety petugas pemadam mulai helm, jaket, sepatu, dan sarung tangan.

"Perlu diingat, tak ada baju atau perlengkapan pakaian lainnya yang tahan api. Yang benar adalah pakaian tahan panas. Sebab, besi saja bisa meleleh kalau kena panas,"jelasnya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol Malam Ini, Real Madrid vs Leganes : Peluang El Real Juara!

Latihan Penanggulangan bencana merupakan kerjasama BPBD HST, Balakar 654 Murakata, Taruna Siaga Bencana, SAR Pasupati dan Keramat, TRC 333, serta TNI dan Polri. Peserta pelatihan, terdiri unsur tersebut, yang dilaksanakan selama dua hari, sejak Jumat 27 April. Kepala BPBD HST Ali Fahmi menjelaskan, pelatihan kesiapsiagaan bencana ini merupakan instruksi pemerintah pusat, ke Pemprov Kalsel, yang kemudian dilaksanakan di seluruh daerah.

"Beda dengan daerah lain yang hanya melaksanakan upacara serimonial, kami atas inisiatif teman-teman yang terlibat kegiatan ini benar-benar melaksanakan praktek lapangan, dengan meng update ilmu dan skill yang sudah dimiliki para peserta. Sekalian mengecek fungsi peralatan penanggulangan bencana yang sudah dimiliki, untuk memastikan berfungsi dengan baik,"jelas Ali Fahmi. Disebutkan,kegiatan latihan bersama bertempat di Markas Kodim 1002 Barabai tersebut dilaksanakan secara swadana. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved