Menguak Pernikahan Dini Warga Rampa

Soal Penikahan Dini Desa Rampa, Kemenag: Harus Minta Izin di Pengadilan

Hanya Salman tidak bisa merincikan berapa angka mereka yang menikah diusia dini.

Soal Penikahan Dini Desa Rampa, Kemenag: Harus Minta Izin di Pengadilan
internet
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Menyikapi sering terjadi pernikahan diusia dini khususnya di Desa Rampa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kotabaru Salman Basri mengungkapkan, dalam Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 jelas diatur usia perkawinan di atas 19 tahun.

"Tapi kalau pun ada juga yang di bawah umur harus minta izin di pengadilan," katanya.

Hanya Salman tidak bisa merincikan berapa angka mereka yang menikah diusia dini. Karena tidak di kantor Kemenag.

Meski demikian, Salman tidak menepis kabar masih tingginya angka pernikahan diusia dini.

Baca: LIVE STREAMING Indosiar Vidio.com, Prediksi Sriwijaya FC vs PSM Makassar Liga 1 Pekan 6 Sore Ini

Baca: Live Indosiar! Link LIVE STREAMING Sriwijaya FC vs PSM Makassar via Streaming Indosiar

Baca: Live Streaming Indosiar Sriwijaya FC vs PSM Makassar Pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.com

Karena itu pihaknya akan terus melakukan penyuluhan dan menganjurkan agar usia nikah disesuaikan dengan Undang-Undang nomor 1 tahun 1974.

Maka dari itu, Salman mengimbau kepada orangtua tidak tergesa-gesa menikahkan anaknya masih diusia dini, salah satu upaya menghindari dampak negatif ditimbulkan dari pernikahan diusia dini.

Pernikahan diusia dini, ditambahkan Salman, secara ekonomi belum mapan, terlebih secara mental.

"Maka dari itu kami terus mengimbau kepada orangtua, masyarakat untuk menyesuaikan peraturan perundang-undangan," pungkas Salman.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved