Berita Tabalong

Ajang Masyarakat Desa di Tabalong Berinovasi Teknologi Tepat Guna

Wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi teknologi disiapkan Dinas Pemberdayaan M

Ajang Masyarakat Desa di Tabalong Berinovasi Teknologi Tepat Guna
via BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
(Foto: Istimewa) PPL Jaro, Yana Mulyana, yang meraih juara pertama lomba inovasi TTG tingkat Tabalong tahun 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi teknologi disiapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Tabalong.

Melalui lomba inovasi dan kreasi hasil pengolahan Teknologi Tepat Guna (TTG) desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Tabalong, diberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menguji inovasinya.

Kepala DPMPD Tabalong, Arianto, Senin (30/4/2018) mengatakan, lomba TTG ini dilakukan sebagai langkah mengantisipasi tantangan pada era globalisasi.

"Masyarakat dituntut memiliki kemampuan agar mengikuti perkembangan teknologi yang ada untuk meningkatkan daya saing usaha hasil produknya guna peningkatan kesejahteraan," katanya.

Baca: Doa Malam Nisfu Syaban dan Niat Puasa Nisfu Syaban Dalam Bahasa Arab dan Latin

Baca: Jelang AS Roma vs Liverpool, Mohamed Salah Diizinkan ke Real Madrid Asal Ditukar Dengan Pemain Ini

Untuk itulah, agar bisa meningkatkan akses masyarakat khususnya masyarakat perdesaan terhadap TTG dan penemuan baru TTG maka diadakanlah Lomba Kreasi dan Inovasi TTG tingkat Kabupaten Tabalong.

"Tujuan Lomba Inovasi TTG salah satunya adalah memperkenalkan teknologi kepada masyarakat luas," katanya.

Selanjutnya diharapkan dapat terwujudnya peningkatan, pengembangan, penerapan, dan pemasyarakatan Teknologi Tepat Guna Perdesaan.

Ditambahkannya, pemanfaatan TTG secara optimal akan dapat terwujud bila terjadi alih pengetahuan dan keterampilan dari sumber TTG kepada masyarakat pengguna.

Percepatan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan dan pengembangan TTG hanya akan terjadi bila didukung adanya langkah sinergis yang dilakukan oleh para pelaku.

Pelaku-pelaku yang dimaksud adalah masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help