B Focus Urban Life

Jika Berfungsi, Pertanian di Kawasan Kota Martapura Bisa Mengasilkan 4.500 Ton Padi Lho

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan. Hortikultura Banjar, M Fachry, sangat menyayangkan lahan sawah di kawasan empat polder

Jika Berfungsi, Pertanian di Kawasan Kota Martapura Bisa Mengasilkan 4.500 Ton Padi Lho
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Lahan persawahan yang tidak bisa dimanfaatkan di Desa Melayu hingga Pematang Baru, di kawasan Polder Tambak Anyar, karena terendam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepala Dinas Tanaman Pangan dan. Hortikultura Banjar, M Fachry, sangat menyayangkan lahan sawah di kawasan empat polder ini tidak lagi produktif atau menganggur dan setengah menganggur.

Padahal, dulunya sawah-sawah itu sangat produktif.

Dia pun ingat, saat masih kecil sawah di Polder Pesayangan sangat luas dan bagus sekali hasilnya.

Menurutnya, seandainya saja dengan total luasan sawah 2.440 hektare pada polde yang ada separuhnya saja bisa produksi maka sudah membantu menambah prodiksi padi di Kabupaten Banjar.

Baca: Miris, Ribuan Hektare Sawah Tak Lagi Produktif

Baca: Doa Malam Nisfu Syaban dan Niat Puasa Nisfu Syaban Dalam Bahasa Arab dan Latin

Taruhlah saja, perborong sawah menghasilkan 8 blek padi atau tiga ton per hektarenya maka jika 1.500 hektare saja bisa difungsikan, mampu menambah produksi padi sebanyak 4.500 ton.

"Lumayan besar, bisa menambah produksi padi di Kabupaten Banjar," kata Fachry.

Ditambahkannya, untuk menjaga ketersediaan pangan secara nasional pemerintah pusat saat ini tengah melakukan optimasi lahan rawa.

Baca: Via Vallen Gegerkan Panggung Indonesian Choise Awards 5.0 NET, Cetak Sejarah Baru

Baca: Perang Nikita Mirzani Vs Lucinta Luna Masih Panas, Blak-blakkan Sama-sama Bongkar Ini

Di Kabupaten Banjar, mendapatkan alokasi seluas 500 hektare untuk rawa lebak dan 200 hektare untuk rawa pasang surut.

Optimasi seluas 500 hektare direncanakan dilaksanakan di kawasan Polder Pesayangan.

Sedangkan, 200 hektare dilaksanakan di Desa Bunifah dan Pemurus Kecamatan Aluh-Aluh serta Desa Babirik di Kecamatan Beruntung Baru.

"Untuk optimasi rawa pasang surut sudah jalan. Sedang optimasi rawa lebak di polder Pesayangan masih memerlukan kembali identifikasi lahan untuk menyesuaikan anggaran yang diberikan dari pusat," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help