B Focus Urban Life

Pemkab Sulit Mengembalikan Fungsi Polder karena Kendala Ini

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Hilman, menyebut, ada empat polder yang lokasinya mengelilingi Kota Martapura.

Pemkab Sulit Mengembalikan Fungsi Polder karena Kendala Ini
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Junaidi memperlihatkan sawah yang menganggur selama belasan tahun karena selalu terendam. Air yang masuk lahan persawahan ini, tidak bisa dikendalikan karena tidak ada sistem yang mengontrolnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Hilman, menyebut, ada empat polder yang lokasinya mengelilingi Kota Martapura.

Polder Pesayangan berada di sebelah barat Kota Martapura, Polder Tambak Anyar berada di sebelah utara Kota Martapura dan Polder Antalangu disebelah selatan Kota Martapura serta Polder Liang berada di sebelah barat Kota Martapura.

Polder yang dibangun di zaman Belanda itu masih ada.

Jalan-jalan yang ada seperti Jalan Martapura Lama, Jalan di Tambak Baru itu dulunya tanggul.

Baca: Doa Malam Nisfu Syaban dan Niat Puasa Nisfu Syaban Dalam Bahasa Arab dan Latin

Baca: Di Malam Nisfu Syaban Allah SWT Turun ke Langit Dunia dan Mencari Hambanya yang Lakukan Ini

Baca: Malam Nisfu Syaban Adalah Malam Pengampunan Dosa, Ini 3 Amalan yang Bisa Dilakukan

Begitu pula pintu airnya, masih ada.

"Hanya, keadaan tanggul-tangul serta pintu air tidak lagi berfungsi seperti semula. Banyak pintu air dan tanggul yang rusak serta harus ditinggikan," imbuhnya.

Dari empat polder yang ada, satu di antaranya menjadi kewenangan Pemprov Kalsel karena luasnya di atas 1000 hektare.

Sedangkan tiga polder, kewenangan Pemkab Banjar.

Seandainya, polder-polder ini bisa berfungsi semula cukup besar menambah produksi padi di Kabupaten Banjar.

Menurutnya, untuk mengembalikan fungsi polder diperlukan dana yang tidak sedikit, sedangkan, keuangan daerah sangat terbatas.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help