Penyalahgunaan Gula Rafinasi

Suyitno Ingatkan Pengusaha Jangan Coba-coba Menimbun atau Melakukan Ini, Panjang Urusannya

Sebelumnya, kata AKBP Suyitno, Kasubdit Indag, di Toko Bread Mart di Jalan AES Nasution, tim menemukan beberapa merk

Suyitno Ingatkan Pengusaha Jangan Coba-coba Menimbun atau Melakukan Ini, Panjang Urusannya
BPost Cetak
gula rafinasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebelumnya, kata AKBP Suyitno, Kasubdit Indag, di Toko Bread Mart di Jalan AES Nasution, tim menemukan beberapa merk maupun jenis makanan dan minuman, terdiri dari 343 item dengan jumlah total 2.700 item makanan dan dan 111 sak makanan.

Suyitno menyebut, pelaku diduga melanggar pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 hurug g dan huruf I UU RI No8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda Rp 2 miliar.

Pantauan BPost, ratusan item barang yang diamankan petugas dari toko itu seperti tepung, gula, gula berbentuk warna-warna dan lainnya. Jumlahnya mencapat 343 item.

Baca: Lelaki Ini Tak Percaya Ketindihan Setan: Mungkin Akibat Halusinasi atau Tak Berdoa Saat Tidur

Kombes Rizal, Direktur Kriminal Khusus berujar, pihaknya akan berkordinasi dengan Satgas Pangan Dinas terkait untuk lakukan upaya penegakan hukum segala jenis pidana berkit pangan jelang puasa dan Idul Fitri.

Pihaknya juga akan mendalami asal barang-barang tersebut. Pihaknya masih melakukan inventaris tujuan dari distribusi barang ilegal tersebut.

Dia mengimbau masyarakat pun agar hati-hati mengkonsumsi atau membeli makanan.

Baca: Ini Doa Berbuka Puasa Sunah Nisfu Syaban Lengkap Dalam Bahasa Arab dan Indonesia Beserta Artinya

Sebab, seperti tahun sebeumnya, adanya makanan-makanan tidak layak konsumsi dijual oleh pedagang ke konsumen, dan masyarakat tidak mengetahui bahwa makanan dan minuman yang dibeli telah habis masa kadaluarsanya.

"Dari tahun ke tahun kita temukan ini," ucap Rizal.

Pihaknya telah mintai keterangan dari pemilik gudang dan toko dan lain saksi-saksi lainnya.

Baca: 5 Fakta Richard Kyle yang Dikabarkan Bersama Jessica Iskandar di Bali, Ternyata Anak Mama Loh

Nantinya, sebut dia, pihaknya agar gelar perkara untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka.

"Kepada pengusaha, spekulan-spekulan bahwa setiap upaya-upaya penimbunan dan upaya menghilangkan kadaluarsa diganti cetak ulang akan kita kejar, jadi jangan coba-coba," tegasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help