Penyalahgunaan Gula Rafinasi

Tak Perlu Menimbun, Stok Gula di Kalsel Melimpah

POLDA Kalsel mengungkap dua tindak penyelewengan dalam usaha perdagangan barang melanggar aturan.

Tak Perlu Menimbun, Stok Gula di Kalsel Melimpah
BPost Cetak
gula rafinasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - POLDA Kalsel mengungkap dua tindak penyelewengan dalam usaha perdagangan barang melanggar aturan.

Bahkan kasus ini menyita banyak kalangan, sebab yang disita cukup banyak, yakni petugas mengamankan dan menyita gula rafinasi yang diubah kemasan di Kompleks Pergudangan Basirih Banjarmasin Selatan dengan tersangka FR.

Dari gudang milik FR itu petugas mengamankan hampir limaratus sak atau karung gula rafinasi yang ditengarai produksi dari PT Berkah Manis Makmur.

Polisi juga menyita makanan tanpa menyertakan label kedaluarsa di Toko Bread Mart.

Baca: Lelaki Ini Tak Percaya Ketindihan Setan: Mungkin Akibat Halusinasi atau Tak Berdoa Saat Tidur

Hampir 300 lebih item jenis makanan yang disita.

Birhasani, Kadisperidag Kalsel, mengapresiasi langkah Kepolisian.

"Saya sangat apresiasi kepada Tim Satgas Pangan Polda Kalsel dengan jajarannya melakukan pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Semoga menjadi pelajaran berharga bagi pelaku usaha untuk tidak melakukan penimbunan dan kegiatan bisnis perdagangan yang bertentangan dengan ketentuan perundangan," ucapnya, Senin (30/4).

Baca: 5 Fakta Richard Kyle yang Dikabarkan Bersama Jessica Iskandar di Bali, Ternyata Anak Mama Loh

Dia mengimbau masyarakat agar turut melakukan pengawasan dan jika ada kegiatan perdagangan yang bertentangan denga ketentuan agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Disinggung apakah tangkapan ini akan berpengaruh kepada konsumsi gula dan stok di Kalsel, Birhasani menegaskan bahwa stok gula masih aman.

Baca: Ini Doa Berbuka Puasa Sunah Nisfu Syaban Lengkap Dalam Bahasa Arab dan Indonesia Beserta Artinya

"Stok gula sangat melimpah baik pada Bulog, pedagang, maupun distributor, khususnya gula kristal putih (GKP), sedangkan yang disita petugas adalah gula kristal rafinasi (GKR) yang memang ilegal kerena menurut Permendag No 527/2014 peruntukannya hanya untuk industri. Jadi tidak berpengaruh pada stok dan harga. Sebab, kondisi stok sekarang untuk gula aman untuk tiga bulan kedepan," beber Birhasani.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help