Tajuk

Hardiknas dan Pengumuman UNBK

Tanggal 2 Mei ini sendiri diambil dari tanggal lahir beliau ( (lahir di Pakualam 2 Mei 1889 dan wafat di Yogyakarta, 26 April 1959)

Hardiknas dan Pengumuman UNBK
hmku.fkunud.com
Hari Pendidikan Nasional 2018 

HARI ini, bertepatan dengan tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Secara historis, hardiknas tak lepas dari jerih perjuangan sosok pahlawan nasional pendidikan, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau dikenal Ki Hadjar Dewantara.

Tanggal 2 Mei ini sendiri diambil dari tanggal lahir beliau ( (lahir di Pakualam 2 Mei 1889 dan wafat di Yogyakarta, 26 April 1959), sebagai seorang pelopor pendidikan pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Namanya tetap harum dikenang sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Sepanjang karirnya pernah bekerja sebagai wartawan di beberapa tempat yaitu Midden Java, Sedyotomo, Oetoesan Hindia, De Express, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara. Pada saat Kabinet pertama Republik Indonesia, beliau diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan mendapat anugerah gelar Doktor kehormatan Doctor Honoris Causa, Dr.H.C. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Tahun 1957.

Bahkan lambang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pun dibuat dengan beberapa falsafahnya, “Tut Wuri Handayani” sebagai penghormatan kepada Ki Hadjar Dewantara. Lambang Kemdikbud secara resmi telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0398/M/1977, tanggal 6 September 1977.
Tepat di momen hardiknas ini, hasil ujian nasinal untuk jenjang SMA/SMK atau sederajat, diumumkan serentak secara nasional.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan jadwal resmi pengumuman hasil ujian nasional. Secara nasional diikuti 8,1 juta peserta. Sebanyak 78% menggunakan metode Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Angka ini meningkat 166% dari tahun sebelumnya. Sedangkan untuk jenjang SMP atau sederajat akan dilakukan pada 23 Mei 2018.

Tentunya hasil pengumuman UNBK ini sangatlah dinanti. Tanggapan pun beragam. Ada siswa yang menyambutnya dengan luapan gembira karena mendapat hasil yang sesuai harapan. Ada yang puas bahkan mungkin tak menyangka mendapat hasil tertinggi, tapi ada pula mungkin yang kecewa karena capaian hasil di bawah target. Suka tidak suka semua itu, dinamika proses dari perjalanan jenjang pendidikan yang harus dilalui.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, pun menyiapkan bonus bagi siswa berprestasi peraih nilai UN terbaik 1, 2 dan 3. Tentunya ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi siswa di banua. Diharapkan akan memotivasinya. Selain bonus itu, siswa berprestasi ini diarahkan mendapat beasiswa melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Hal yang terpenting lagi, semangat hardiknas harusnya menjadi evaluasi bersama untuk kemajuan dunia pendidikan. Hasil UNBK sebagai tolak ukur evaluasi di setiap jenjang sekolah terutama jenjang SMP sederajat hingga SMA/SMK sederajat. Evaluasi ini tentunya untuk menakar seberapa jauh kemampuan siswa, produk materi dan sistem pembelajaran, fungsi peran guru serta variabel lainnya. Hasil evaluasi haruslah menjadi bahan acuan perbaikan menuju output pendidikan sekolah yang lebih baik. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved