B Focus Pesisir

Sajikan Pemandangan yang Indah, Sayang Objek Wisata Gunung Kayangan Terlantar, Begini Kondisinya

Pendopo di puncak gunung Kayangan terlihat sudah bolong plafonnya. Atap menara pandang dari dua menara di pendopo itu lenyap.

Sajikan Pemandangan yang Indah, Sayang Objek Wisata Gunung Kayangan Terlantar, Begini Kondisinya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Keberadaan objek wisata Gunung Kayangan semakin hari semakin menyedihkan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keberadaan objek wisata Gunung Kayangan semakin hari semakin menyedihkan.

Itu diduga karena kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Pendopo di puncak gunung Kayangan terlihat sudah bolong plafonnya.
Atap menara pandang dari dua menara di pendopo itu lenyap.

Tangga besi untuk naik ke menara keropos sehingga pengunjung rawan terjatuh atau tergelincir.

Baca: Komentar MUI Setelah Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadhan 17 Mei, Idul Fitri 15 Juni 2018

Baca: Niat dan Bacaan Qadha atau Ganti Puasa Ramadan dan Buka Puasanya Dalam Bahasa Arab dan Latin

Padahal, keberadaan objek wisata Gunung Kayangan adalah wisata pemandangan.

Dari atas ketinggian puncak Gunung Kayangan, pengunjung melihat hamparan perkebunan kelapa sawit dan pertanian jagung.

Baca: Dulu Pamer Gepokan Uang dan Zakat Rp 1,3 Miliar, Kini Syekh Puji Berubah 360 Derajat!

Baca: 15 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Cocok untuk Facebook, Twitter & Instagram

Baca: Kumpulan Meme Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 yang Tersebar di Dunia Maya

Dua produk perkebunan dan pertanian itu yang kini diandalkan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut untuk mendongkrak pendapatan asli daerah, produk kelapa sawit dan pertanian jagung.

Sebagian pengunjung yang pernah bertandang di Gunung Kayangan, melihat gunung Kayangan itu seperti Hollywood Kalimantan Selatan karena terdapat tulisan besar TANAH LAUT dan lambang daerah.

Kini tulisan itu kehilangan makna dan arti akibat kurang perawatan.
Tulisan TANAH LAUT menjadi IANAH LAUT. Huruf T copot di atasnya sehingga sepintas membentuk seperti huruf I.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help