Berita Batola

Yusroni Tak Menyangka Dapat Santunan BPJS, Ini Jumlah yang Diterimanya

Ahli waris dari alm Aida, Bapak Muhammad Yusroni tak menyangka bakal mendapatkan santunan kematian BPJS

Yusroni Tak Menyangka Dapat Santunan BPJS, Ini Jumlah yang Diterimanya
Istimewa
Bupati Batola Hj Noormiliyani, dan perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin memberikan santunan kematian kepada kepada ahli waris pengajar honorer Dinas Pendidikan Kabupaten Batola mengalami musibah meninggal dunia, yaitu Alm Nor Aida Yuliani, Rabu (2/5/18) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menjadi anggota badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan begitu penting. Seperti yang dirasakan salah satu pengajar honorer Dinas Pendidikan Kabupaten Batola alm Nor Aida Yuliani, yang meninggal dunia karena sakit.

Ahli waris dari alm Aida, Bapak Muhammad Yusroni tak menyangka bakal mendapatkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 24.000.000 dari BPJS Ketenagakerjaaan Cabang Banjarmasin. Setelah dua hari sejak berkas klaim Jaminan Kematian dilengkapi, santunan langsung diterima oleh ahli waris almarhumah.

"Inilah pentingnya semua orang, termasuk guru honorer menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, " kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin Dody Latpurianto, Rabu (2/5/18).

Menurut Dody, pengajar honorer dinas pendidikan Kabupaten Batola alm Nor Aida Yuliani, itu baru lima bulan mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin sendiri telah menjalin kerjasama Dinas pendidikan Kabupaten Barito Kuala.

Baca: Dulu Pamer Gepokan Uang dan Zakat Rp 1,3 Miliar, Kini Syekh Puji Berubah 360 Derajat!

Baca: Foto Syur Lucinta Luna Bersama Andrew Andika Beredar dan Viral, Tanggapan Andrew Seperti Ini

Baca: Nikita Sebut Dijatah Dipo Rp 400 Juta Sebulan, Ternyata Uang Bulanan Nagita dari Raffi Lebih Besar!

Saat ini, sambungnya, tenaga pengajar honore yang resmi didaftarkan menjadi peserta BPJS sejak Agustus 2017 silam sebanyak 327 orang.

"Para honorer ini mengikuti 2 program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Adapun iuran perbulan yang dibayarkan untuk 2 program tersebut adalah Rp 12.193,- perorang, " kata Dody.

Menurut Dody, BPJS Ketenagakerjaan yang sebelumnya berbentuk perusahaan dikenal dengan nama PT Jamsostek. Kini telah bertransformasi memberikan menjadi badan hukum publik, yang berusaha memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerja di Indonesia.

"Perlindugan itu baik sektor formal maupun tenaga kerja informal melalui 4 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Termasuk juga memberikan perlindungan tenaga-tenaga honorer pemerintahan," kata Dody. (banjarmasinpsot.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help