Jerat UU Narkotika untuk Pengedar Zenith

Agar Tak Salah, Polisi Jerat Jerat Pelaku Zenith dengan UU Narkotika dan UU Kesehatan

Saat ini, para pelaku penyalahgunaan zenith oleh penyidik masih dikenakan UU Kesehatan Nom 36 Tahun 2009.

Agar Tak Salah, Polisi Jerat Jerat Pelaku Zenith dengan UU Narkotika dan UU Kesehatan
Halaman 1 harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (3/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor 7 Tahun 2018 yang memasukkan zenith dalam golongan narkotika karena mengandung karisoprodol, hingga kini belum bisa diterapkan.

Penyidik kepolisian masih menunggu petunjuk dari instansi di atas, sebelum diberlakukan terhadap para pelaku pengedar obat yang juga dikenal di pasaran dengan nama somadril, carnophen atau zenith serta PCC itu. Saat ini, para pelaku penyalahgunaan zenith oleh penyidik masih dikenakan UU Kesehatan Nom 36 Tahun 2009.

Kata AKBP M Rifa’i, Kabid Humas Polda Kalsel, obat yang mengandung karisoprodol masuk golongan 1 narkotika, namun dalam pelaksanaannya masih banyak hambatannya karena belum adanya aturan-aturan teknis.

Baca: Ada Penampakan Dewi Sanca Tidur Mangap, Netizen Bilang Dia Sedang Selfie

Baca: Gegara Zenith, Amir Kaget Sering Dibentak Si Bungsu, Minta Pelaku Dijerat UU Narkotika

Seperti contoh pengambilan sampel, kemudian uji di BPOM terkait kandungan obatnya yang harus dibarengi aturan pelaksanaannya untuk proses hukum nantinya. Disebutkan dia, pihaknya telah melakukan rapat dengan instansi lainnya seperti BPOM , BNNP, dan Dinas Kesehatan.

Dalam rapat diputuskan masih digunakan UU kesehatan sembari menunggu petunjuk selanjutnya. Rifa’i membenarkan kandungan di obat-obatan seperti zenit tidak hanya karisoprodol. Itu sebabnya, cukup menyulitkan dan menjadi hambatan dalam proses penegakan hukum atau pembuktian.

“Makanya diputuskan rapat untuk dkenakan dulu UU Kesehatan sampai menunggu penyempurnaan -penyempurnaan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kombes M Firman, Direktur Narkoba Polda Kalsel, berujar, penyidik bisa menerapkan Permenkes No7 Tahun 2018 terhadap para pelaku penyalahgunaan zenith karena salah satu kandungannya adalah karisoprodol yang sudah masuk narkotika golongan 1.

Disebutkan dia, pihaknya pun sudah rapat koordionasi dengan dinas terkait seperti dinas kesehatan dan BPOM dimana ke depan akan menerapkan pasal UU narkotika dan UU kesehatan. “Nantinya saksi ahli nanti dari Balai POM harus siap dengan adanya perubahan-perubahan tersebut,” katanya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved