Kriminalitas HST

Disergap Polisi Saat Mau Transaksi di Kebun, Pria Barabai Ini Langsung Membuang Sabu

Satres Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah kembali menangkap pengedar sabu di Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah.

Disergap Polisi Saat Mau Transaksi di Kebun, Pria Barabai Ini Langsung Membuang Sabu
pekanbaru.tribunnews.com
Ilustrasi Sabu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI-  Satres Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah kembali menangkap pengedar sabu di Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah. Tersangka FR (35), warga Jln Banua Binjai, Rt 4 Rw 2 Kecamatan Barabai, tertangkap di sebuah kebun, di Desa Hantakan, Kecamatan Hantakan, Rabu, 2 Mei 2018, pukul 13.00 Wita.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Humas Polres HST, Bripka M Husaini, Kamis (3/5/2018) menjelaskan, tersangka tertangkap setelah pihak Polres HST mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Mereka adalah dua  orang laki laki mengendarai sebuah sepeda motor Honda CBR warna Hitam DA 2933 HQ.

“Setelah didatangi ke lokasi, saat itu kedua orang itu benar telah ada di sana, dan hendak melakukan transaksi sabu. Anggota Satres Narkoba langsung melakukan penangkapan,” kata Husaini.

Baca: Live! Debat Pilgub Jateng 2018 Jam 19.00 Streaming TV One dan Metro TV : Ganjar Buka Soal E-KTP

Baca: LIVE STREAMING Kompas TV Debat Pilkada Jateng, Ganjar Vs Sudirman Live di TV One dan Metro TV

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Final Liga Champion Real Madrid vs Liverpool - Klopp: Keberuntungan

Dijelaskan, saat penangkapan, salah satu tersangka beriinisial KC Berhasil melarikan diri. Sedangkan FR, berhasil ditangkap setelah dia sempat membuang barang bukti di area sekitar lokasi.

Namun, barang bukti berupa sabu tersebut berhasil disita, hingga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Hantakan, untuk proses hukum. Adapun barang bukti yang disita dari FR, satu paket sabu dibungkus pllastik klip warna bening dengan berat  bruto 1. 02 ( satu koma nol dua ) gram, dua paket kecil dengan berat masing masing 0,29 ( nol koma dua sembilan )gram dan 0,24 ( nol koma dua empat ) gram.

Polisi juga menyita uang tunai Rp 20.000, serta sepeda motor Honda  Honda CBR warna Hitam DA 2933 HQ. Tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal tersebut tentang menyebutkan, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I.

Baca: Link Live Streaming RCTI Timnas U-23 Indonesia vs Uzbekistan Malam Ini, PSSI Anniversary Cup 2018

Selanjutnya, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal tersebut, diancam pidana maksimal 20 tahun penjara. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help