Berita Hulu Sungai Utara

HSU Bakal Miliki Aplikasi Kependudukan, Simak Data-data yang Disediakan

Untuk mengetahui inormasi terkini tentang kondisi kependudukan daerah, Dinas Pengendalian Penduduk

HSU Bakal Miliki Aplikasi Kependudukan, Simak Data-data yang Disediakan
BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati
Sosialisasi aplikasi kependudukan HSU, Kamis (3/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Untuk mengetahui inormasi terkini tentang kondisi kependudukan daerah, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KKBPK) Kabupate Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, berencana menyusun sebuah aplikasi yang diharapkan menjadi sumber informasi bagi masyarakat.

Hal ini diujudkan dalam uji coba System informasi Keluarga (Siga) Tahun 2018, dengan adanya sistem informasi ini rencananya akan berisi tentang jumlah penduduk, persebaran, kepadatan, komposisi, jenis kelamin, status ekonomi serta status perkawinan.

Baca: Jarang Disorot, Begini Penampakan Bakal Calon Ibu Negara Cantik, Erica Istri Tuan Guru Bajang

Baca: Dulu Pamer Gepokan Uang dan Zakat Rp 1,3 Miliar, Kini Syekh Puji Berubah 360 Derajat!

Baca: Awkarin Posting Foto Bareng Lucinta Luna, Captionnya Bikin Heboh! Jadi Bahan Ledekan Netizen

Plt Kepala DPPKB Anisah Rasyidah Wahid mengatakan dengan adanya inormasi yang akurat dengan bekerjasama dari seluruh pihak akan memudahkan dalam pelaksanaan program di setiap daerah. Sehingga lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

Kondisi keluarga ini juga akan memberikan pengaruh terhadap kelompok masyarakat yang merupakan kumpulah dari keluarga.

Sosialisasi aplikasi kependudukan HSU, Kamis (3/5/2018).
Sosialisasi aplikasi kependudukan HSU, Kamis (3/5/2018). (BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati)

Sehingga bisa juga melakukan pemetaan untuk mengatahui konsisi ideology, politik, ekonomi, social, budaya, pertahanan, keamanan dan lingkungan hidup.

“Data dan inormasi keluarga sekaligus sebagai alat monitoring dan dasar perencanaan, pengukuran kinerja dan peta kerja dapa setiap tingkatan wilayah program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” ujarnya.

Dalam aplikasi tersebut juga akan berisi data dari masing masing kegiatan di setiap desa, misalnya kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB).

Data jumlah kelompok anak serta perkembangannya akan dimasukkan pada data online dan terus memberikan laporan jika terdapat balita yang pertumbuhannya tidak sesuai.
Begitu juga pada program Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Data yang dimasukkan akan masuk pada database yang terhubung secara online,dan untuk hasilnya dapat dilihat juga secara online melalui smartphone.

“Baik warga ataupun orang yang yang berhubungan dan memerlukan data ini bisa langsung melihat di telepon genggam masing masing, kami berharap aplikasi ini bisa segera digunakan,” ungkapnya, Kamis (03/05/2018). (BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved