Pilpres 2019

Survei Lembaga Indikator 25-31 Maret, Elektabilitas Jokowi Jauh di Atas Prabowo

Survei nasional Indikator Politik Indonesia (Indikator) menunjukkan selisih elektabilitas Presiden

Survei Lembaga Indikator 25-31 Maret, Elektabilitas Jokowi Jauh di Atas Prabowo
Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Jokowi dan Prabowo berbincang di beranda Istana Merdeka 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Survei nasional Indikator Politik Indonesia (Indikator) menunjukkan selisih elektabilitas Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo masih dianggap sebagai figur penantang terkuat Jokowi pada Pemilihan Presiden 2019.

Dalam survei tersebut, awalnya responden ditanya mengenai sosok calon presiden yang akan dipilih apabila Pemilu 2019 digelar hari ini. Namun, responden tidak diberikan pilihan jawaban.

Hasilnya, sebanyak 39,9 persen memilih Jokowi. Sementara sebanyak 12,1 persen memilih Prabowo. Adapun persentase nama-nama lain tak mencapai 1 persen.

Baca: Awkarin Posting Foto Bareng Lucinta Luna, Captionnya Bikin Heboh! Jadi Bahan Ledekan Netizen

Baca: Presiden Jokowi Sebut Racun Kalajengking Kunci Cepat Kaya, Ini 8 Manfaat Racun Kalajengking

"Namun 41,4 persen tidak bisa memilih dengan pertanyaan spontan", ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, Kamis (3/5/2018).
Selanjutnya, saat disodorkan daftar nama-nama atau survei semi terbuka, sebanyak 51,9 persen responden memilih Jokowi, dan 19,3 persen memilih Prabowo.

Sementara untuk posisi ketiga, Burhanudin mengungkapkan sulit untuk menyebutkannya karena margin of error plus minus 2,9 persen.

Surven menyebut elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 2,2 persen, lalu Agus Harimurti Yudhoyono (2 persen), Gatot Nurmantyo (1,7 persen) dan Jusuf Kalla (1 persen). Sisanya di bawah 1 persen.

Adapun responden yang tak menjawab 12,7 persen.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help