Berita Tanahlaut

Salut, Belasan Warga Binaan Rutan Pelaihari Ikut UNBK Paket B

Belasan warga binaan fokus menatap layar monitor komputer di hadapannya. Mereka mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK)

Salut, Belasan Warga Binaan Rutan Pelaihari Ikut UNBK Paket B
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Warga binaan fokus menatap layar monitor komputer di hadapannya. Mereka mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Aula Rumah Tahanan (Rutan) Pelaihari, Jumat (4/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Belasan warga binaan fokus menatap layar monitor komputer di hadapannya. Mereka mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Aula Rumah Tahanan (Rutan) Pelaihari, Jumat (4/5/2018).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, UNBK paket B atau setara SMP itu dilaksanakan kali pertama oleh pihak Seksi Pelayanan Tahanan.

Untuk ketersediaan komputer dibantu pihak Rutan Pelaihari dan Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Senangnya Penggemar Super Junior dari Indonesia ini Disuapi Makanan oleh Henry, Ini Momennya

"Sementara, operator server jaringan UNBK diselenggarakan oleh teknisi dari SMPN 2 Pelaihari," kata Dadah, Pamong belajar Sanggar Kegiatan Belajar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut.

Kasubsi Pelayanan Tahanan pada Rutan Pelaihari, M Fahrurraji, menjelaskan peserta UNBK itu diikuti 11 orang warga binaan di Rutan Pelaihari.

Baca: Yulia Mochamad dan Putri Opick Saling Sindir, Warganet: Sindir Terus Dek Jangan Kasih Kendor

"Kegiatan belajar paket B itu dilaksanakan secara gratis dari hari Senin hingga Kamis. Kegiatan itu ditawarkan bagi warga binaan yang memiliki ijasah tamat sekolah dasar," katanya.

Satu peserta UNBK, warga Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari mengaku semangat ikut kegiatan belajar paket B karena putus sekolah.

Baca: Bolehkah Berpuasa Lagi di Antara Nisfu Syaban dan Ramadan? Begini Menurut Ustad Abdul Somad

Ia mengaku menjalani sisa hukuman penjara tiga tahun, akibat terbelit kasus pembunuhan.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help