Yayasan Adaro Bangun Negeri

Adaro Bangun Negeri Lewat Pendidikan Berkelanjutan

Kelebihan jumlah penduduk usia produktif ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan.

Adaro Bangun Negeri Lewat Pendidikan Berkelanjutan
Istimewa
Program pendidikan Adaro menjangkau 84 sekolah PAUD, dengan menerapkan konsep Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - "Kekayaan terbesar suatu bangsa adalah manusianya, bukan sumber daya alamnya" - Anies Baswedan.

Berbicara tentang Sumber Daya Manusia (SDM), saat ini Indonesia memiliki populasi kurang lebih 262 juta jiwa, yang didominasi oleh kelompok usia produktif yaitu orang yang berada pada rentang usia antara 15-64 tahun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa saat ini Indonesia tengah memasuki era bonus demografi, yang akan mencapai puncaknya pada periode 2025–2030.

Kelebihan jumlah penduduk usia produktif ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan.

upaya untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kreatif dilakukan melalui program Adaro Community Based Education

upaya untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kreatif dilakukan melalui program Adaro

Community Based Education (istimewa/yabn)

Sebagai faktor penting yang berperan dalam pembangunan, kualitas SDM dapat dilihat melalui indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang berasal dari penilaian tiga kelompok indikator yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Dengan IPM sebesar 69,05 pada tahun 2016, Kalimantan Selatan berada di bawah rerata IPM Nasional yang sebesar 70,18.

Dengan permasalahan yang terutama bersumber dari rerata lama sekolah yang relatif rendah, yaitu: sebesar 7,89 atau jauh dari wajib belajar 12 tahun.

“Sebagai perusahaan tambang nasional, Adaro menjadikan pendidikan sebagai pilar utama penyelenggaraan kegiatan CSR-nya,” kata Ghufron Sholihin, CSR Program Manager PT Adaro Energy.

Program Adaro Community Based  Education dijalankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan potensi  masyarakat lokal bagi siswa tingkat SD, SMP hingga SMA
Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved