Pupuk China Masuk Banjarmasin

Begini Alur Keimigrasian 16 ABK Asing yang Bawa 6500 Ton Pupuk Diduga Ilegal

Mereka 16 anak buah kapal (ABK) asing dari kapal kargo atau Mother Vessel (MV) Toyo Maru yang sandar di Pelabuhan Trisakti

Begini Alur Keimigrasian 16 ABK Asing yang Bawa 6500 Ton Pupuk Diduga Ilegal
nurkholis huda
Kapal kargo atau Mother Vessel (MV) Toyomaru di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (4/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepala kantor Imigrasi Banjarmasin, Syahrifullah mengatakan semua awak Mother Vessel (MV) Toyo Maru berkewarganegaraan asing (WNA) masing-masing tujuh Republik Rakyat Tiongkok (RRT), empat Vietnam dan lima Myanmar yang kesemuanya telah diberikan Izin Keimigrasian Crew Visit untuk selama 60 (enam puluh) hari.

Mereka 16 anak buah kapal (ABK) asing dari kapal kargo atau Mother Vessel (MV) Toyo Maru yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (4/5/2018) siang digeledah petugas gabungan TNI dan Polri.

Terungkap kapal tersebut mengangkut 6500 ton pupuk diduga ilegal.

Baca: Beredar, Foto Mirip Anies Baswedan Tidur di Kabin Pesawat Penerbangan First Class

Baca: Terkait Pupuk dari China, Kadis Pertanian Kalsel: Bukan Kewenangan Saya!

Baca: Begini Nasib 16 ABK Asing MV Toyo Maru yang angkut 6500 Ton Pupuk Diduga Ilegal

Berikut informasi terhimpun Reporter Banjarmasinpost.co.id terkait alur keimigrasian 16 ABK itu yakni dokumen pemeriksaan keimigrasian (crew clarance) ditandatangani oleh Helmy Ansyari petugas Imigrasi Kanim Banjarmasin pada tanggal 26 April 2018 sedangkan keberangkatan asal yaitu dari Pelabuhan Dalian di RRT tertanggal 13 April 2018.

Pemberian Izin Keimigrasian yang berupa Crew Visit 60 hari itu dilakukan setelah proses pemeriksaan atas dokumen perjalanan (paspor) seperti keabsahannya.

"Masa berlaku serta kondisi paspornya tidak ada masalah dan kemudian dicocokkan satu persatu antara paspor tersebut dengan pemegangnya. Jika tidak cocok, itu berarti ada masalah, namun demikian selama ini hal tersebut jarang terjadi karena kapal laut itu jika berlayar sering singgah di berbagai negara sehingga mereka harus melewati berbagai pemeriksaan keimigrasian negara berbeda," ucap Kepala kantor Imigrasi Banjarmasin, Syahrifullah. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help