Berita HST

Pasca Dicat Warna Warni, Jembatan Rahmat Jadi Tempat Favorit Warga Berfoto

jembatan Rahmat di Kelurahan Bukat, kini menjadi tempat berfoto, baik foto Selfi maupun berfoto dengan mengajar fotografer.

Pasca Dicat Warna Warni, Jembatan Rahmat Jadi Tempat Favorit Warga Berfoto
banjarmasinpost.co.id/hanani
Jembatan Rahmat Barabai Barat, Barabai, HST, jadi tempat favorit warga berfoto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Setelah dicat warna warni secara gotong royong pekan lalu, jembatan Rahmat di Kelurahan Bukat, Barabai Barat, Barabai, Hulu Sungai Tengah kini menjadi tempat berfoto, baik foto Selfi maupun berfoto dengan mengajar fotografer.

Pantauan BPOST, Sabtu (5/5/2018), jembatan di Jalan H Hasan Basry, menghubungkan Bukat dengan desa-desa di Kecamatan Labuanamas Selatan, dan Batubenawa tersebut, ramai disinggahi pengendara.

Tak hanya remaja, tapi juga anak-anak dan warga dewasa, yang ingin mengambil gambar dengan latar belakang jembatan bercat ceria tersebut. Hasil foto mereka posting ke instagram, dan fecebook, hingga jembatan warna warni itupun kini terkenal dan menarik perhatian.

Faidurrahman, Ketua RT setempat mengatakan, warga sepakat menyulap jembatan yang terihat kusam itu menjadi berwarna warni ceria.

Baca: Link Live Streaming Kualifikasi MotoGP Spanyol 2018 di Sirkuit Jerez Malam Ini!

Selain menyambut eforia sepak bola piala dunia yang hampir seluruh warga hoby menonton pertandingannya melalui televisi, juga menjadi agar lingkungan mereka lebih bersih, menarik dan semarak. Kini, banyak warga khusunya anak-anak bermain di sekitar jembatan.

Jembatan Rahmat Barabai jadi tempat favorit foto warga
Jembatan Rahmat Barabai jadi tempat favorit foto warga (banjarmasinpost.co.id/hanani)

"Anak-anak kami suka minta berfoto di atas jembatan warna warni,"ungkap Joni, warga Barabai. Mulyadi, warga Bukat mengungkapkan, untuk membuat jembatan tersebut menjadi cantik, teah menghabiskan 50 kaleng cat, dari isi satu kilo hingga dua kilogram.

Dana mengecat jembatan tersebut sepenuhnya dari swadaya masyarakat, dimana dananya hasil urunan warga dan sumbangan pengendara yang melintas di jembatan. "Kalau total biayanya,sekitar Rp 6 jutaan,"kata Mulyadi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help