Pilkada Tanahlaut 2018

Surat Suara Pilkada Tanahlaut Dimusnahkan di Surabaya Besok, Begini Kata KPU

Surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut yang dicetak di Surabaya, Jawa Timur, akan dihapuskan

Surat Suara Pilkada Tanahlaut Dimusnahkan di Surabaya Besok, Begini Kata KPU
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Surat suara Pilkada Tanahlaut 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut yang dicetak di Surabaya, Jawa Timur, akan dihapuskan dengan cara dibakar, Minggu (6/5/2018).

Itu dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut, Kamaruzaman kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (5/5/2018).

Penghapusan surat suara itu, kata Kamaruzzaman, disebabkan warna tintanya bergelombang dan gambar pasangan calon tidak jelas dan kelebihan cetak.

"Penghapusan surat suara Pilkada Tanahlaut itu disebabkan kerusakan yang tidak disengaja. Proses cetak awal surat suara kurang jelas tintanya sehingga hasilnya bergelombang," jelasnya.

Baca: Link Live Streaming Kualifikasi MotoGP Spanyol 2018 di Sirkuit Jerez Malam Ini!

Baca: PAN Ingin Jadi Cawapres Prabowo, Begini Komentar Menohok Hidayat Nur Wahid

Baca: Beredar, Foto Mirip Anies Baswedan Tidur di Kabin Pesawat Penerbangan First Class

Kamaruzaman mengaku tidak mengetahui secara pasti data jumlah surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut 2018 yang akan dihapuskan tersebut.

Namun, proses percetakan surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut 2018 sudah rampung dan dipaketkan berjumlah 235.444 lembar surat suara.

Jumlah angka 235.444 surat suara itu sesuai rumus, penambahan 2,5 persen dari jumlah DPT ditambah lagi 2000 surat untuk pemungutan ulang suara (SPU) Pilkada serentak.

Pemungutan ulang suara itu ada sebabnya, jika pada 27 Juni 2018 nanti itu di sejumlah tempat pemungutan suara terjadi kerawanan, bencana alam atau kerusuhan.

Kamaruzaman menjelaskan perbedaan pemungutan suara ulang dengan penghitungan surat suara.

Jika penghitungan surat suara itu disebabkan pengaduan atas kesalahan penghitungan rekapitulasi suara di tingkat KPPS, PPS, PPK dan KPU Kabupaten/Kota.

Sedangkan pemungutan suara ulang karena pada hari pemungutan suara terjadi hal yang tidak terduga sehingga pemungutan pada 27 Juni 2018 itu gagal terlaksana. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help