Berita Kalteng

Begini Kronologi Kematian Kori Abadi, 'Mau Kerja Tapi Dilarang Orangtua'

Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor mengatakan, kematian Kori murni gantung diri, setelah dilakukan pemeriksaan

Begini Kronologi Kematian Kori Abadi, 'Mau Kerja Tapi Dilarang Orangtua'
Istimewa
Petugas melakukan evakuasi korban tewas gantung diri yang gegerkan warga, Barito Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARTIM- Polisi melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kematian Kori Abadi (31) warga Bantai Karau RW 14 RT 29 Kelurahan.Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah yang terjadi, Minggu (6/5/2018).

Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor mengatakan, kematian Kori murni gantung diri, setelah dilakukan pemeriksaan atas jasadnya dan tanda-tanda kematiannya yang memang mengindikasikan kuat korban tewas bunuh diri dengan cara gantung diri.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Jenazah juga telah dilakukan visum et repertum. "Hasil visum murni gantung diri karena tidak ada ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap perwira poliai ini.

Baca: BREAKING NEWS - Geger! Kori Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Rumahnya, Penyebabnya?

Baca: Ustaz Somad Ungkap Hal Mengerikan Tentang Kasus Mirip Roy Kiyoshi, Indigo Harus Diruqyah

Baca: Gila! Juara OSN Diberi Amplop Kosong, Bupati Nunukan Marah dan Tegur Kadis Pendidikan

Dia juga mengungkapkan, dua minggu sebelum kejadian korban ada minta ijin dengan orangtua korban bahwa korban ijin bekerja di Perusahaan Pertamina yang ada di Adaro namun korban di larang oleh orang tuanya.

Diduga, akibat itupula korban nekat melakukan aksi gantung diri tersebut, larangan itu, karena, orang tuanya kurang yakin untuk melepas korban untuk bekerja di luar, sehingga korban di suruh membantu di rumah berjualan saja. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help