PTUN Tolak Gugatan HTI

Gugatan HTI Ditolak PTUN, GP Ansor Minta Massa Rangkul Anggota HTI, “ Jangan Dimusuhi”

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengimbau seluruh masyarakat tidak memusuhi mantan anggota HTI.

Gugatan HTI Ditolak PTUN, GP Ansor Minta Massa Rangkul Anggota HTI, “ Jangan Dimusuhi”
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO ERDIANTO)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat ditemui di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) ditolak PTUN Jakarta, Senin (7/5/2018). Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) meminta masyarakat untuk mernagkul anggota HTI.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengimbau seluruh masyarakat tidak memusuhi mantan anggota HTI.

"Jangan dimusuhi, enggak boleh. Saya meminta seluruh anggota Ansor dan Banser untuk merangkul mereka, kembali ke Ibu Pertiwi, bersama-sama NKRI tegak berdiri, membangun negara tercinta ini," ujar Yaqut dalam keterangan resminya, Senin (7/5/2018).

Yaqut menyampaikan itu menyikapi putusan PTUN Jakarta menolak gugatan HTI terkait pembubaran ormasnya oleh pemerintah.

Yaqut berpendapat, mantan anggota HTI juga saudara sebangsa dan seiman, sehingga mereka tidak perlu dimusuhi atau dikucilkan.

Baca: BREAKING NEWS : Gugatan HTI Terhadap Pemerintah Ditolak PTUN, HTI Tidak Bisa Beroperasi

Baca: PTUN Tolak Gugatan HTI, Massa HTI Langsung Sujud Syukur

"Terhadap yang berbeda keyakinan saja kita menghormati, menjalin silaturahim yang baik, apalagi ini saudara sesama Muslim. Wajib hukumnya," ujar Yaqut.

Pria yang biasa disapa Gus Yaqut ini juga mengimbau agar anggota Ansor dan Banser bisa memberikan penjelasan komprehensif kepada masyarakat bahwa HTI telah dibubarkan.

Ia juga meminta masyarakat tak terprovokasi atas upaya-upaya yang memancing konflik dari putusan ini.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved