BFOCUS ECONOMIC

Ini Kata Perbankan Soal Rumah Bersubsidi Berarsitektur Banjar

Perbankan pun menyambut positif dan menilai pembangunan rumah-rumah berdesain khas budaya Banjar oleh pengembang sebagai langkah inovatif.

Ini Kata Perbankan Soal Rumah Bersubsidi Berarsitektur Banjar
facebook royzani sjachril
Rumah bersubsidi berarsitektur Banjar, Gajah Manyusu dalam proses pembangunan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BPOST - Perbankan pun menyambut positif dan menilai pembangunan rumah-rumah berdesain khas budaya Banjar oleh pengembang sebagai langkah inovatif.

Dijelaskan Branch Manager BNI Syariah Banjarmasin, Inayati, hal ini sejalan dengan tren yang berkembang, khususnya upaya untuk melestarikan kebudayaan. Ia juga menilai jika rumah di Kalimantan Selatan (Kalsel) dibangun dengan sentuhan arsitektur budaya lokal akan diminati masyarakat.

Namun jika sebatas desain menurutnya tidak akan memenuhi selera konsumen. Untuk itu selain faktor harga, desain pun perlu dipertimbangan dengan tren terkini sehingga memiliki sisi fungsional yang baik, khususnya untuk tipe rumah yang relatif kecil. "Contohnya rumah Banjar namununtuk tata ruang diolah apik sehingga fungsi ruang yang tersedia sesuai dengan keperluan," kata Inayati.

Walaupun demikian, dari kacamata perbankan khususnya produk Griya dari BNI Syariah, soal desain adalah hak dan selera nasabah. Faktor-faktor yang diperhatikan perbankan untuk pembiayaan rumah utamanya adalah harga rumah itu sendiri.

Pemimpin Cabang BRI Syariah Banjarmasin, Putu Udayana, juga menilai inovasi dari pengembang adalah hal positif termasuk untuk meningkatkan daya tarik kepada konsumen.

Namun ia mengingatkan khususnya untuk rumah bersubsidi, bagaimanapun konsep desain maupun arsitektur yang digunakan harus sesuai dan memenuhi spesifikasi rumah bersubsidi.

Dimana tipe rumah maksimal adalah tipe 36 dan luas tanah maksimal 200 meter persegi.
"Sah-sah saja langkah inovasi yang diambil pengembang, tetapi untuk rumah subsidi perlu diperhatikan agar tetap sesuai spesifikasinya," kata Putu.

Baca beritanya di BFocus Economic Banjarmasin Post edisi Selasa (7/5/2018). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help