Berita Hulu Sungai Tengah

Pemuda Ini Mengabdikan Hidupnya Sendirian Membina 300 Santri di Pegunungan Meratus, Begini Kisahnya

USIANYA baru 21 tahun. Kasim, remaja asal Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ini berbeda dengan remaja pada umumnya.

Pemuda Ini Mengabdikan Hidupnya Sendirian Membina 300 Santri di Pegunungan Meratus, Begini Kisahnya
BPost Cetak

Tanpa menerima gaji dari siapapun.

Bahkan, keberadaan pondok Alquran di pelosok desa itu nyaris tak diketahui warga di luar desa.

Letaknya memang agak jauh dari perumahan penduduk.

Fisik bangunan pun lebih mirip sebuah gubuk.

Baca: Lucinta Luna Dianggap Permainkan Kodrat Perempuan! Aneh, Transgender Kok Simpan Benda Ini

Terbuat dari pondasi kayu beratap daun rumbia.

Dindingnya 80 persen dari anyaman bambu tembus cahaya.

Di bangunan berukuran sekitar 8 x 13 meter itulah tempat santri belajar.

Sekaligus berfungsi sebagai tempat tidur dan tempat salat atau jadi musala.

Bangunan sederhana itu dilengkapi satu kamar tidur santri.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved