BFOCUS ECONOMIC

Pengembang Ini Andalkan Gajah Manyusu Gairahkan Pasar Properti

Ada dua desain rumah khas budaya Banjar yang diaplikasikan pada rumah-rumah bersubsidi ini yaitu desain Gajah Manyusu dan Bubungan Tinggi.

Pengembang Ini Andalkan Gajah Manyusu Gairahkan Pasar Properti
facebook royzani sjachril
Rumah bersubsidi berarsitektur Banjar, Gajah Manyusu dalam proses pembangunan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rumah bersubsidi sering dikorelasikan dengan rumah yang sederhana tanpa cita rasa arsitektur yang menarik karena harganya yang tergolong murah.

Dibatasinya harga jual rumah dan berbagai aturan termasuk spesifikasi yang ditentukan oleh pemerintah membuat rata-rata rumah bersubsidi berdesain itu-itu saja dan terkesan monoton.

Namun ternyata di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada rumah-rumah bersubsidi yang dikembangkan berbeda dari yang lain. Seperti rumah bersubsidi yang dikembangkan PT Mahatama Properti Group yang mengadaptasi desain rumah khas Banjar.

Ada dua desain rumah khas budaya Banjar yang diaplikasikan pada rumah-rumah bersubsidi ini yaitu desain Gajah Manyusu dan Bubungan Tinggi.

Rumah Gajah Manyusu ciri khasnya pada bangunan induknya menggunakan atap perisai buntung. Bentuk atap limas dengan atap mansard pada bagian depannya. Sedangkan rumah Bubungan Tinggi yang menjadi maskot rumah adat khas provinsi Kalsel ciri khasnya dibangun dengan konstruksi panggung dan memiliki anjung pada kiri dan kanan bangunan.

Ternyata rumah bersubsidi dengan desain khas Banjar disambut baik konsumen di Kalsel. Buktinya cukup cepat diserap pasar.

Seperti di Perumahan Graha Anjung Mahatama yang berdesain Bubungan Tinggi berlokasi di Sei Sipai, Kabupaten Banjar. Sebanyak 170 unit rumah berdesain Banjar klasik ini sudah 90 persen terjual hanya dalam waktu 10 bulan. Di Perumahan Grand Batuah Mahatama yang berdesain Gajah Manyusu di Jalan Lingkar Dalam Selatan, dari total 140 unit yang ditawarkan sudah terjual 95 persen hanya dalam waktu 5 bulan.

"Alhamdulillah konsumen mendukung dan menerima baik, jadi seperti ada sesuatu yang baru dari desain klasik di rumah baru," kata Direktur Utama PT Mahatama Properti Group yang juga Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kalsel, Royzani Sjachril.

Baca beritanya di Banjarmasin Post edisi Selasa (8/5/2018). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved