Berita Kotabaru

Petani dan Nelayan Pulau Laut Tak Ingin Seperti Pulau Sebuku, Rencana Penambangan Bikin Cemas

Langkah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mencabut surat izin pertambangan (batu bara) terhadap PT Silo pun berujung persoalan hukum.

Petani dan Nelayan Pulau Laut Tak Ingin Seperti Pulau Sebuku, Rencana Penambangan Bikin Cemas
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Warga Desa Malino Pulau Sebuku, Kotabaru mencari keong di parit Desa di antara kawasan persawanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU – Pulaulaut mendadak populer. Keberadaan pulau luas ± 1.873,36 km2 itu saat ini menjadi persoalan lantaran tarik-menarik kepentingan antara perusahaan pertambangan PT Silo Grup dengan Pemerintah Provinsi Kalsel.

Langkah Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mencabut surat izin pertambangan (batu bara) terhadap PT Silo pun berujung persoalan hukum. Perusahaan tambang yang berkantor pusat di Jakarta itu menggugat surat pencabutan izin pertambangan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin.

Sebagian besar warga Pulau Laut yang terdiri dari suku Banjar dan Bugis, hidup sebagai petani dan nelayan. Sejak nenek moyang mereka mencukupi keperluan sehari-hari dengan bercocok tanam dan menangkap ikan.

Baca: PTUN Tolak Gugatan HTI, Massa HTI Langsung Sujud Syukur

Baca: Nahas, Motor yang Dikendarai Suaminya Tabrak Buritan Dump Truk, Mulut Tukinem Berlumur Darah

Masyarakat di sana pun menjadi cemas dengan rencana penambangan yang dinilainya bakal merusak lingkungan hidup mereka.

"Kami tidak mau seperti Pulau Sebuku. Sawah rusak, pesisir penuh limbah. Dan saat tambang habis, kami akan jadi penunggu pulau sunyi," ungkap Saifullah, tokoh masyarakat di Selino, Kecamatan Pulau Laut Tengah.

Kekhawatiran Saifullah dan sebagian besar warga dengan adanya rencana penambangan batubara cukup beralasan. Pasalnya, BPost yang sempat berada di Desa Selino, memang desa tersebut sangat dekat rencana pelabuhan tambang di Pulau Laut.

Lahan pertanian mereka hanya berjarak sekitar lima kilometer dari rencana pelabuhan tambang. Sementara dengan pesisir nelayan jaraknya lebih dekat lagi, yakni hanya sekitar satu kilometer.

Baca: Link Live Streaming O Channel PSIS vs Persela Liga 1 2018 via Vidio.com Hari Ini Jam 18.30 WIB

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help