Kasus Pelecehan Seksual Remaja

Kotabaru Ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak, Tapi Kenapa LPA Malah Tak Ada Anggaran

Amaratturdiah, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kotabaru mengakui masih tingginya kasus kekerasan dan pencabulan terhadap anak

Kotabaru Ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak, Tapi Kenapa LPA Malah Tak Ada Anggaran
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Amaratturdiah, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kotabaru mengakui masih tingginya kasus kekerasan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pihaknya prihatin banyaknya kasus kekerasan dan pencabulan yang terjadi di Kotabaru.

"Kita bersyukur komitmen pemerintah daerah sudah menciptakan Kotabaru, kabupaten layak anak," ujar anggota pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (P2TP2A) itu.

Baca: Para Pelajar SMA Itu Hanya Dihukum Satu Tahun, Penasihat Hukum Langsung Terima Putusan Hakim

Baca: Muncul Nama Budi Gunawan dan Syafruddin untuk Cawapres Jokowi, Bagaimana dengan Jenderal Tito?

Baca: Indra Herlambang Protes Baim Wong Jadi Presiden Jomblo, Lihat Aksinya Tunjukan Kelebihan

Disebutkan dia, tidak cukup hanya sampai pada komitmen, tapi juga harus disertai koordinasi serta penempatan anggaran yang tepat khususnya pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memiliki tupoksi.

"Termasuk di LPA, anggarannya tidak ada. Selama ini LPA ikut numpang saja. Ada sosialisasi LPA ikut, dan ada kasus kita sama-sama satu tim," ungkapnya.

Amaraturradiah menegaskan, sebaiknya pelaku kejahatan terhadap diberikan hukuman setimpal.

"Dihukum mati atau paling tidak dikebiri,” tandasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved