Kasus First Travel

Mendengar Tuntutan Jaksa, Bos First Travel Menangis, Jemaah Berteriak Kecewa

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pasangan suami istri, bos First Travel terdakwa kasus penipuan calon jemaah umrah

Mendengar Tuntutan Jaksa, Bos First Travel Menangis, Jemaah Berteriak Kecewa
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraidah Hasibuan (Kiki) ditampilkan saat konferensi pers di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (22/8/2017).) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pasangan suami istri, bos First Travel terdakwa kasus penipuan calon jemaah umrah, yakni Direktur Utama Andika Surachman dan Direktur Anniesa Hasibuan, dengan hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 10 Miliar subsider penjara 1 tahun 4 bulan.

Hal ini terungkap dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus First Travel di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (7/5/2018).

Sementara, satu terdakwa lainnya yakni adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, selaku Direktur Keuangan, dituntut oleh JPU sedikit lebih rendah, yakni 18 tahun penjara dengan denda Rp 5 Miliar subsider 1 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu, Anniesa Hasibuan sempat meneteskan air mata begitu mendengar tuntutan JPU.

Baca: Akui Tidak Takut Tantangan Berdebat, Begini Jawaban Menohok Sri Mulyani

Kuasa Hukum para terdakwa, Wawan Ardianto, mengungkapkan alasan dibalik menangisnya Anniesa.

"Iya ibu Anniesa meneteskan air mata," kata Wawan usai persidangan.

Menurut Wawan, tetesan air mata Anniesa karena tuntutan 20 penjara oleh JPU pada Anniesa dianggap tidak tepat.

"Tuntutan JPU sangat kurang tepat, terutama kepada Anniesa. Sebab peran masing-masing terdakwa berbeda. Terdakwa satulah atau Andika yang peran utamanya mengatur keluar masuk dan meng-acc dana," katanya.

"Jadi terdakwa dua atau Anniesa, hanya membantu. Serta terdakwa tiga atau Kiki sebagai Kepala Divisi Keuangan, tidak berwenang atas keluar masuk dana, sesuai fakta persidangan," kata Wawan, usai sidang kepada Warta Kota, Senin.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help