Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Melemah Menembus Level Rp 14 000, Begini Paparan Dosen Fakultas Ekonomi UIN

ergerakan nilai tukar rupiah sudah menembus level Rp 14.000 per dollar Amerika. Selasa (8/5/2018).

Rupiah Melemah Menembus Level Rp 14 000, Begini Paparan Dosen Fakultas Ekonomi UIN
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Muhammad Noval 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN —  Pergerakan nilai tukar rupiah sudah menembus level Rp 14.000 per dollar Amerika. Selasa (8/5/2018). Menurut dosen UIN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Muhammad Noval, tentunya akan memberikan dampak bagi perekonomian di daerah.

Pelemahan nilai rupiah terhadap dollar AS yang kian memprihatinkan

Perekonomian dunia selalu mengacu dengan mata uang dari negara-negara besar di benua  Amerika  dan Eropa,  sebut saja Poundsterling, Euro maupun Dollar. 

Khususnya dollar, merupakan mata uang yang selalu menjadi bu ah bibir untukmenjadi patokan  perbandingan  dengan  mata uang  dari negara lain, tidak terkec uali di Indonesia dengan Rupiah.

“Sayangnya, akhir-akhir ini pe rtunjukkan Rupiah terhadap mat auang asing belum memberikan performa  yang menggembirakan, b ahkan sampai menembus level ps ikologis Rp 14.000 rupiah per dollar Amerika,” katanya.

Baca: Hasil Home United vs Persija Semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2018 - Skor Babak Pertama 2-1

Noval juga mengatakan, penurunan nilai rupiah ini memberikan akan berdampak  pula pada perekonomian Indonesia secara umum dan masi ng-masing daerah pada khususnya, tidak terlepas  Kalsel.

Dampak yang langsung dirasakan  oleh masyarakat di daerah, kh ususnya di Kalsel adalah harga-harga kebu tuhan yang merangkak naik. 

Mau tidak mau, suka tidak suka  inilah dampak yang akan terjadi ketik a melemahnya nilai rupiah, harga kebutuhan yang meningkat akan  berbanding terbalik dengan daya beli masyarakat yang akan menurun. 

Terlebih lagi menjelang bulan Ramadan yang s emakin dekat, yang biasanyajuga dibarengi dengan  meningkatnya  kebutuhan po kok, maka pada tahun ini masyarakat akan  disuguhi peningkatan hargarut in menjelang bulan puasa ditam bah dengan peningkatan harga dikarenakan perekonomian  negara yang melemah.

Baca: Live RCTI! Live Streaming Home United vs Persija Semifinal Piala AFC 2018 Malam Ini

Lebih jauh lagi, perusahaan- perusahaan di Kalsel bergantung pada bahan b aku dari impor juga akan terkena dampak negatifnya, mahalnya  dollar AS akan membuat harga barang impor juga makin mahal.  

Mahalnya bahan baku berpengarug pada kemampuan per usahaan dalam memproduksi sebuah  barang,  dampak yang paling besar akan hal ini adal ahkemungkinan adanya Pemutusan  Hubungan  Kerja (PHK) terhadap  pegawai perusahaan. 

Tahun 2017 saja menurut BadanP usat Statistik, angka pengangg uran terbuka di Kalimantan Selatan  menunjukkan angka 4,77 persen, tentu saja peningkatan jumlah pengangguran bukanlah b erita positif untuk perekonomian di Indonesia khususnya di Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved