Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Tembus Level Psikologi 14.000, BI Bisa Naikkan Suku Bunga Acuan

Pelemahan rupiah tidak hanya dipengaruhi ketidakpastian perekonomian global, tetapi juga kondisi fundamental

Rupiah Tembus Level Psikologi 14.000, BI Bisa Naikkan Suku Bunga Acuan
tribun jabar
Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di Bank Mutiara. 

BANJARMASIPOST.CO.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah menembus level psikologi Rp 14.000 rupiah per dollar AS dan terus mengalami pelemahan sejak awal Mei 2018. Pada pukul 09.45 WIB hari ini, rupiah berada berada di posisi Rp 14.042

Pelemahan nilai tukar rupiah, menurut pengamat ekonomi Indef Bima Yudhistira Adhinegara, akan berlanjut hingga akhir Mei 2018 hingga level Rp 14.200. Jika kondisi terus mendesak, Bank Indonesia (BI) bisa menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate 25 hingga 50 basis poin.

"Kenaikan bunga acuan diharapkan bisa menaikkan return instrumen investasi di Indonesia sehingga dana asing tidak melanjutkan capital flight," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com melalui layanan pesan singkat, Selasa (8/5/2018).

Dia menyebutkan, pelemahan rupiah tidak hanya dipengaruhi ketidakpastian perekonomian global, tetapi juga kondisi fundamental. Karena itu, pemerintah juga sebaiknya memperkuat kinerja ekonomi domestik.

"Pulihkan kepercayaan investor, jaga stabilitas harga baik BBM, listrik, maupun harga pangan jelang Ramadhan sehingga konsumsi rumah tangga yang berperan 56 persen terhadap PDB bisa pulih," ujarnya.

Baca: Perempuan Penghibur Berpenampilan Syur Ini Kenakan Seragam SD di THM, “Rusak Citra Pendidikan”

Baca: Heboh Juara OSN Terima Amplop Kosong, Akhirnya Siswa Itu Terima Amplop Isi Uang

Baca: Rupiah Tembus Rp 14.000 Per Dolar AS, Pembayaran Utang Indonesia Membengkak Rp 5,5 Triliun

Bima juga berharap pengusaha yang memiliki utang luar negeri melakukan hedging atau lindung nilai karena fluktuasi kurs dapat membuat risiko gagal bayar utang valas meningkat.

"Kemudian, perusahaan yang bersiap membagikan dividen perlu mempersiapkan pasokan dollar AS untuk memitigasi ke depannya kurs dollar AS semakin mahal," sebut dia.

Sebagai informasi, data Bloomberg menunjukkan pukul 09.45 WIB hari ini, rupiah berada berada di posisi Rp 14.042 per dollar AS, melemah 0,29 persen dibandingkan penutupan kemarin. Sementara kemarin, rupiah di pasar spot melorot dan akhirnya menembus level psikologis 14.000.

(Penulis : Mutia Fauzia/KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dollar AS Tembus Rp 14.000, BI Diminta Naikkan Suku Bunga"


Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved