B Focus Economic

Sambut Positif Langkah Inovatif Pengembang, Pihak Perbankan Tetap Sarankan Ini

PERBANKAN pun menyambut positif dan menilai pembangunan rumah-rumah berdesain khas budaya Banjar oleh pengembang sebagai langkah inovatif.

Sambut Positif Langkah Inovatif Pengembang, Pihak Perbankan Tetap Sarankan Ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PERBANKAN pun menyambut positif dan menilai pembangunan rumah-rumah berdesain khas budaya Banjar oleh pengembang sebagai langkah inovatif.

Dijelaskan Branch Manager BNI Syariah Banjarmasin, Inayati, hal ini sejalan dengan tren yang berkembang, khususnya upaya untuk melestarikan kebudayaan.

Ia juga menilai jika rumah di Kalimantan Selatan (Kalsel) dibangun dengan sentuhan arsitektur budaya lokal akan diminati masyarakat.

Baca: Yusril: Pemerintah Sangat Dipermalukan Jika Keputusan Pembubaran HTI Dibatalkan Pengadilan

Baca: Rumah Bersubsidi Identik dengan Rumah Sederhana, Beda dengan Ini, Rumah Murah Bercitarasa Klasik

Namun jika sebatas desain menurutnya tidak akan memenuhi selera konsumen.

Untuk itu selain faktor harga, desain pun perlu dipertimbangan dengan tren terkini sehingga memiliki sisi fungsional yang baik, khususnya untuk tipe rumah yang relatif kecil.

"Contohnya rumah Banjar namun untuk tata ruang diolah apik sehingga fungsi ruang yang tersedia sesuai dengan keperluan," kata Inayati.

Baca: Pemuda Ini Menangis Sedih Setelah Putusan PTUN Tolak Gugatan HTI, “Saya Tidak Terima HTI Dibubarkan”

Walaupun demikian, dari kacamata perbankan khususnya produk Griya dari BNI Syariah, soal desain adalah hak dan selera nasabah.

Faktor-faktor yang diperhatikan perbankan untuk pembiayaan rumah utamanya adalah harga rumah itu sendiri.

Pemimpin Cabang BRI Syariah Banjarmasin, Putu Udayana, juga menilai inovasi dari pengembang adalah hal positif termasuk untuk meningkatkan daya tarik kepada konsumen.

Baca: Yulia Mochamad Tuding Putri Opick Sengaja Mempublish Chat Pribadi, Begini Jawaban Menohok Ghaniya

Namun ia mengingatkan khususnya untuk rumah bersubsidi, bagaimanapun konsep desain maupun arsitektur yang digunakan harus sesuai dan memenuhi spesifikasi rumah bersubsidi.

Dimana tipe rumah maksimal adalah tipe 36 dan luas tanah maksimal 200 meter persegi.

"Sah-sah saja langkah inovasi yang diambil pengembang, tetapi untuk rumah subsidi perlu diperhatikan agar tetap sesuai spesifikasinya," kata Putu.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help