Bumi Antaluddin

ASN di HSS Harus Bersih dari Narkoba

Rapat Kerja Pemetaan kelompok sasaran program pemberdayaan masyarakat anti narkoba pada instansi pemerintah

ASN di HSS Harus Bersih dari Narkoba
banjarmasinpost.co.id/aprianto
peserta kegiatan merupakan perwakilan dari sejumlah SKPD dan instansi vertikal 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Rapat Kerja Pemetaan kelompok sasaran program pemberdayaan masyarakat anti narkoba pada instansi pemerintah dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu, (9/5) di Hotel Sandaga Kandangan.

Plt Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Ardiansyah hadir sebagai narasumber dan memberikan materi terkait dengan peningkatkan pemberdayaan masyarakat di HSS.

Dikatakannya bahwa Pemkab HSS selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat HSS.

Terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan BNNK untuk Pemetaan kelompok sasaran program pemberdayaan masyarakat anti narkoba pada instansi pemerintah, pihaknya sangat mensupport.

Program ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), terkait bagaimana aparatur Pemerintah Kabupaten HSS bisa melayani masyarakat HSS.

Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018, dalam visi misinya disebutkan, untuk mewujudkan Kabupaten HSS yang sejahtera, agamis dan produktif.

Untuk mewujudkan itu, para ASN di HSS harus sehat jasmani dan rohani.

Sehingga harus menghindari dan menjauhi dengan obat-obat terlarang dan narkoba.

Ditegaskannya bahwa pengawasan berjenjang dan pencegahan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terhindar dari Narkoba sudah dilakukan oleh seluruh instansi pemerintahan di HSS.

"Pencegahan dilakukan harus dimulai dari pribadi, keluarga hingga kelembagaan. Pengajian rutin sebulan sekali dilakukan oleh Pemkab HSS dan masing-masing SKPD sebagai upaya pencegahan," katanya.

Pihaknya menegaskan dan mengingatkan kepada seluruh ASN di HSS agar menjauhi narkoba, tidak memakai dan mengedarkannya.

Kepala BNNK HSS Maserup mengatakan kegiatan pemetaan kelompok sasaran program pemberdayaan masyarakat anti narkoba pada instansi pemerintah tujuannya untuk melindungi ASN di HSS agar terbebas dan terhindar dari narkoba.

Kemungkinan ASN di HSS untuk terjerat Narkoba bisa terjadi dikarenakan ASN memiliki kemampuan finansial untuk membeli narkoba.

"Kegiatan ini akan berkelanjutan dan nantinya ada relawan anti narkoba dari instansi pemerintah yang akan dilatih oleh BNNK HSS," katanya.

Pihaknya berharap para pejabat Pemkab HSS yang hadir pada kegiatan ini bisa menginformasikan hasil kegiatan kepada bawahannya sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan narkoba di instansi masing-masing.

Selain Plt Bupati HSS H Ardiansyah dan Ketua BNNK HSS Maserup sebagai narasumber, juga ada narasumber Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko yang diwakili Kasat Narkoba AKP Jatmiko serta Kasi Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNNK HSS M Faisal Sidiq.

Untuk peserta kegiatan merupakan perwakilan dari sejumlah SKPD dan instansi vertikal.

Ada Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri HSS, Rutan Kandangan dan berbagai instansi dan SKPD lainnya.  (AOL/*).

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved