Ekonomi dan Bisnis

Bank Indonesia Perbaharui Aturan Uang Elektronik

Bank Indonesia terbitkan penyempurnaan ketentuan uang elektronik untuk dukung perkembangan ekonomi Indonesia di era digital.

Bank Indonesia Perbaharui Aturan Uang Elektronik
kontan
Kartu uang elektronik Flazz milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) masih menjadi daya tarik bank untuk membentuk co-branding di Flazz. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank Indonesia terbitkan penyempurnaan ketentuan uang elektronik untuk dukung perkembangan ekonomi Indonesia di era digital.

Hal ini dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik yang sekaligus mencabut PBI Nomor 11/12/PBI/2009 tentang Uang Elektronik beserta perubahannya.

Dijelaskan Direktur Elsekutif Departemen Komunikasi Bank Indoesia, Agusman, penyempurnaan ketentuan Uang Elektronik (UE) dimaksudkan untuk menata kembali industri Uang Elektronik agar penyelenggaraan Uang Elektronik sejalan dengan prinsip penataan industri sistem pembayaran oleh Bank Indonesia yakni untuk meningkatkan kontribusi kepada pertumbuhan, inklusivitas dan stabilitas perekonomian.

"Di samping itu, penguatan PBI UE tidak terlepas dari upaya Bank Indonesia untuk menyelaraskan kebijakan UE dengan perkembangan teknologi, inovasi dan model bisnis UE," kata Agusman melalui pers rilisnya untuk Bpost.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) JTV PSBK Blitar vs Arema FC Piala Indonesia 2018 Hari Ini

Terdapat beberapa aspek penyelenggaraan UE yang diperkuat. Pertama, penguatan aspek kelembagaan yang meliputi pengaturan yaitu modal disetor minimum untuk memastikan kondisi keuangan penyelenggara yang baik sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi perekonomian Indonesia;

Kedua komposisi kepemilikan saham penerbit yang mengatur paling kurang 51% harus dimiliki oleh domestik untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing industri UE nasional.

Ketiga pengelompokan ijin penyelenggaraan UE yaitu kelompok penyelenggara front end dan penyelenggara back end yang bertujuan agar penyelenggara benar-benar fokus pada jenis kegiatan yang akan diselenggarakan.

Baca: Badminton Australian Open 2018 - Kalahkan Karan Rajan, Sony Dwi Kuncoro Raih Tiket Babak Kedua

Terakhir kepemilikan tunggal calon pemegang saham UE untuk peningkatan tata kelola dan menjaga persaingan usaha yang sehat dalam industri UE.

Penguatan dilakukan pula pada aspek manajemen yaitu proses seleksi calon Penerbit UE dan kapabilitas manajemen.

Proses seleksi calon Penerbit UE dilakukan dengan sejumlah penambahan persyaratan, antara lain kelayakan bisnis dan operasional yang lebih komprehensif. Hal ini untuk memastikan bahwa penyelenggaraan UE dapat dilakukan secara berkelanjutan dan membawa manfaat optimal bagi perekonomian Indonesia. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved