Berita Kabupaten Banjar

Cegah Karhutla, Tim Patroli Terpadu dan Posko Karhutla Diluncurkan, Gunakan Teknologi Drone

Launching ditandai pelepasan pasukan Patroli Terpadu dan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalsel.

Cegah Karhutla, Tim Patroli Terpadu dan Posko Karhutla Diluncurkan, Gunakan Teknologi Drone
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Launching Patroli Terpadu dan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalsel hari di Halaman Kantor Manggala Agni Daops Banjar di Mandiagin Timur 

BANJARMASINPOST. CO ID.MARTAPURA - Peluncuran (launching) Patroli Terpadu dan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalsel hari ini dilaksanakan di halaman Kantor Manggala Agni Daops Banjar di Mandiagin Timur yang ditandai dengan apel serta pelepasan pasukan patroli pencegahan.

Kasie Opsrem 101 Antasari letkol Inf M Ali Ahmat Satriyadi bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh jajaran TNI, Polri, dan Mangga Agni serta Forum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat.

Hadir di gelaran itu Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Budi Sapto, Direktur penanggulangan Karhutla RI, Jhony Santoso dan Kepala Dalops Manggala Agni Banjar Zulkarnain.

Gelaran launching ini ditandai dengan pelepasan pasukan Patroli Terpadu dan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalsel.

Baca: Samsul Arif Melempem, Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago Justru Berikan Pujian

Kasie Opsrem 101 Antasari letkol Inf M Ali Ahmat Satriyadi meminta, gelaran apel Patroli Terpadu dan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan Provinsi Kalsel ini jangan sekedar seremonial.

Tetapi, Dia meminta benar-benar dilaksanakan sinergi di lapangan antara TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan juga masyarakat dalam penanggulangan Karhutla.

"Keterpaduan ini tolong selalu dijaga dipelihara sehibgga dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Baca: Klasemen & Jadwal Siaran Langsung (Live) TV One Liga 2 Pekan 4 Hari Ini : Semen Padang vs Persika

Senada diungkapkan Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Budi Sapto. Dia meminta perlunya penggunaan teknologi untuk penanggulangan Karhutla. Contohnya, drone yang digunakan pada apel ini bisa digunakan untuk memantau titik api.

"Grup WA juga kita perlu untuk saling berbagi informasi dalam penanggulangan Karhutla. Lounching hari ini sangat tepat, karena sekarang sudah terasa Kemarau pukul 08.35 wita tetapi serasa pukul 11.00 Wita," ujar Budi. (banjarmasinpost.co.id/wid)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help