Tarian Dayak Masa Kini

Cerita Nikki Astarina Membawakan Tarian Dayak, Kaget Tiba-tiba Api Menyala Besar

Sanggar Tari Bunga Anggrek Banjarmasin selain membawakan Tarian Tradisional Banjar juga selalu menampilkan Tarian Dayak.

Cerita Nikki Astarina Membawakan Tarian Dayak, Kaget Tiba-tiba Api Menyala Besar
istimewa
Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo dalam rangka HUT Taman Mini Indonesia di Jakarta 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak kecil Nikki Astarina Putri SPd tak begitu asing dengan namanya tarian Dayak. Pasalnya, Sanggar Tari Bunga Anggrek Banjarmasin selain membawakan Tarian Tradisional Banjar juga selalu menampilkan Tarian Dayak.

"Kami memang ingin melestarikan kesenian daerah seperti Tari Banjar dan Dayak," papar perempuan kelahiran Banjarmasin, 12 Oktober 1996 ini.

Menurut Nikki yang menari sejak kelas 5 SD hingga meneruskan kuliah di Seni Tari di STKIP PGRI Banjarmasin ini, banyak pengalaman menarik selama membawakan tarian Dayak.

Baca: Misteri Coretan Tanda X dengan Kapur Sirih di Tubuh Penari Dayak, Ini Tujuannya

"Cuma, selama membawakan tari Dayak tidak pernah mengalami namanya kesurupan. Karena sebelumnya tampil berdoa semoga dilancarkan acaranya," papar Nikki.

Nikki Astarina Putri
Nikki Astarina Putri (ist)

Dia pun bercerita, selama menari membawakan senjata Mandau, tidak pernah terluka. "Kalau kecelakaan kecil misalnya apa api tiba-tiba nyalanya lebih besar gara-gara tumpah minyak obor pernah terjadi, namun tak mencederai kami," ungkapnya.

Dia pun bercerita, dengaan membawakan tarian Dayak sudah samppai Makassar dan ibu kota Jakarta. (banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help