Komentar Presiden Jokowi Soal Nilai Tukar Rupiah yang Terus Melemah

Jokowi menuturkan, depresiasi mata uang terjadi salah satu faktornya karena terjadinya perang dagang antara Amerika

Komentar Presiden Jokowi Soal Nilai Tukar Rupiah yang Terus Melemah
instagram
Presiden Jokowi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar sedang turun.

Presiden Joko Widodo mengatakan, permasalahan depresiasi mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia.

Menurut dia, negara lain juga mengalami hal serupa seperti Indonesia.

"Semua negara mengalami hal yang sama," ujar Jokowi di Rokan Hilir, Riau, Rabu (9/5/2018).

Jokowi menuturkan, depresiasi mata uang terjadi salah satu faktornya karena terjadinya perang dagang antara Amerika dan China.

Baca: Rupiah Melemah Menembus Level Rp 14 000, Begini Paparan Dosen Fakultas Ekonomi UIN

"Kenaikan suku bunga AS yang mereka memastikan mungkin ada tiga atau empat kali, semua negara ini mengalami hal yang sama," kata Jokowi.

Nilai tukar rupiah sore ini melemah terhadap dollar AS.

Mengutip Bloomberg, rupiah diperdagangkan di Rp 14.084 per dollar AS.

Baca: Begini Kata Pengusaha di Kalimantan Selatan Soal Melemahnya Rupiah

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 2,3 persen atau 133,22 poin di posisi 5.907,94.

Sebanyak 226 saham diperdagangkan menguat, 185 saham melemah dan 93 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 9,07 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,14 triliun.

Adapun net sell oleh investor asing di seluruh pasar mencapai Rp 328,17 miliar dan di pasar reguler Rp 202,43 miliar.

Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help