Berita Tanahlaut

Panwaslu Periksa ASN Staf Kantor Kecamatan Kurau, Ini Penyebabnya

Panwaslu Kabupaten Tanahlaut melakukan pemeriksaan terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) pada Kantor Kecamatan Kurau.

Panwaslu Periksa ASN Staf Kantor Kecamatan Kurau, Ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Anggota Panwascam memeriksa hasil pendataan sebaran titik baliho paslon Pilbup 2018, sebelum dilaporkan kepada Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Kamis (10/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut melakukan pemeriksaan terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) pada Kantor Kecamatan Kurau.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, pemeriksaan itu terkait pengaduan dan laporan pendukung pasangan calon nomor urut 2.

Terlapor diduga tidak menjaga netralitas sebagai ASN dalam tahapan pilkada serentak di Kabupaten Tanahlaut.

Anggota Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Taufikkurrahman dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (10/5/2018) membenarkan pemeriksaan tersebut.

"Terlapor merupakan staf pada Kantor Kecamatan Kurau bernama Syamsuddin," kata Taufikkurrahman.

Baca: Jelang MotoGP Le Mans Prancis 2018 - Baru Juara di Spanyol, Piala Marc Marquez Sudah Rusak

ASN staf Kantor Kecamatan Kurau itu kedapatan mengenakan kaus pasangan calon nomor urut 1 saat melaksanakan gotong royong di Desa Padangluas, Kecamatan Kurau, pada 27 April 2018 lalu.

"Terlapor sudah diperiksa dan masih dalam proses kajian Sentra Gakkumdu," katanya.

Sementara itu, sebaran baliho kampanye pasangan calon (paslon) juga diawasi Panwaslu Kabupaten Tanahlaut.

Seluruh personel Panwascam se Tanahlaut dikerahkan melakukan pendataan titik pasang baliho tim sukses paslon.

Taufikkurrahman mengaku inventarisasi sebaran baliho kampanye para pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut sedang berlangsung.

Menurut Taufikkurrahman, setelah dilakukan pendataan, titik pemasangan diduga jumlahnya melebihi aturan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanahlaut alam diturunkan.

"Ada juga baliho sosialisasi dipasang. Hanya diberi tanda nomor urut saja," kata Taufikkurrahman.

Baca: Hasil Liga 2 2018, 10 Mei 2018 - Persegres Ditumbangkan PSIM di Kandang, Rekor Madura FC Terhenti

Tak hanya baliho kampanye yang jumlahnya berlebih. Panwaslu Kabupaten Tanahlaut juga menilai ukuran baliho tidak sesuai peraturan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanahlaut.

"Pemasangan baliho kampanye pasangan calon sudah diatur jumlah dan ukurannya oleh KPU Kabupaten Tanahlaut. Kita minta baliho itu diturunkan jika tidak sesuai peraturan KPU Kabupaten Tanahlaut," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help