Home »

Bisnis

» Mikro

Ekonomi dan Bisnis

Mulai Hari Ini, Truk Overload 100 Persen di Atas Ketentuan, Muatannya Langsung Diturunkan

Dirjen Perhubungan Darat menerbitkan kebijakan baru terkait truk dengan muatan berlebih alias overload.

Mulai Hari Ini, Truk Overload 100 Persen di Atas Ketentuan, Muatannya Langsung Diturunkan
youtube.com
Ilustrasi truk sawit

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat menerbitkan kebijakan baru terkait truk dengan muatan berlebih alias overload.

Petugas akan melakukan penurunan muatan terhadap truk-truk yang membawa muatan 100 persen di atas ketentuan dari total muatan yang seharusnya boleh diangkut.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyebutkan, tindakan tersebut akan mulai dilakukan per 1 Agustus 2018 mendatang.

Mulai hari ini atau 11 Mei 2018 hingga Agustus nanti akan dilakukan sosialisasi penerapan tindakan.

"Tanggal 11 Mei ini akan mulai sosialisasi sampai dengan nanti pelaksanaan  penurunan. Kepada mereka yang pelanggaran 100 persen overloadnya itu akan kita turunkaan. Jadi edukasi dulu," kata Budi di Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).

Baca: Wow, Agnes MO Kebanjiran Tawaran Rekaman di Amerika Serikat, Pilih Gabung Label Ini

Data menunjukkan, sebanyak 25 persen truk yang melintas di jalan raya selama ini membawa muatan hingga 2 kali lipat dari daya angkutnya.

Nantinya, ketika aturan baru ini sudah digulirkan, muatan yang diturunkan harus diambil sendiri oleh perusahaan penyedia angkutan truk ataupun pengusaha yang menyewa truk.

"Truk yang membawa muatan berlebih mulai dari 5 persen hingga 50 persen dari batas ketentuan akan dilakukan tilang," ungkap Budi Setiyadi.

Untuk mengatasi truk bermuatan berlebih di jalan raya, Kemenhub juga akan menambah jumlah jembatan timbang.

(Penulis: Apfia Tioconny Billy )
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Overload 100 Persen di Atas Ketentuan, Truk Akan Ditindak, Muatannya Langsung Diturunkan,

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help