Berita Kotabaru

Soal Dua Mega Proyek Dibiarkan Terbengkalai, Sugian: Ini Sudah Memalukan!

Apalagi dua bagunan mega proyek tersebut sudah ada, bukan alasan pemerintah daerah tidak melanjutkan pekerjaan

Soal Dua Mega Proyek Dibiarkan Terbengkalai, Sugian: Ini Sudah Memalukan!
helriansyah
Sugian Noor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dua mega proyek dibiarkan terbengkalai, tidak dilanjutkan pekerjaannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menjadi sorotan pemerhati pembangunan Kotabaru, Sugian Noor.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan--versi pemerintah daerah--ini berujar, tidak dilanjutkan pekerjaan proyek perkantoran di kawasan Sebelimbingan dan rumah sakit baru hal paling memalukan.

"Ini sudah hal memalukan. Padahal kan masuk dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah). Dan, itu sudah ada sejak dari bupati sebelumnya," beber Sugian lantang kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Apalagi dua bagunan mega proyek tersebut sudah ada, bukan alasan pemerintah daerah tidak melanjutkan pekerjaan. Karena perkantoran menjadi kebutuhan penting, terlebih keberadaan rumah sakit baru sangat diperlukan masyarakat.

"Kalau sudah masuk RPJMD harusnya menjadi prioritas," kata Sugian melalui telepon genggamnya.

Sugian jufa mempertanyakan fungsi pengawasan anggota dewan di DPRD Kotabaru yang harusnya bersikap tegas terhadap pihak eksekutif.

Tidak dilanjutkannya pekerjaan rumah sakit baru dan perkantoran, karena banyaknya anggaran pendapatan belanja daera (APBD) 2018 yang tersedot untuk perbaikan jalan.

"Sebenarnya untuk anggaran perbaikan jalan, setiap tahun itu sudah ada," jelasnya.

Ketua DPRD Kotabaru Hajjah Alfisah MAP mengatakan, terkait tidak dilanjutkannya pekerjaan pembangunan rumah sakit baru dan perkantoran sudah kerap disampaikannya ke pemerintah daerah.

Bentuk desakan atau mengingatkan, itu diungkap Alfisah setiap dilaksanakan rapat anggaran maupun rapat kerja DPRD dengan pihak eksekutif.

"Sering memperingatkan bahwa progres dua pembangunan ini jangan sampai terlambat," kata Alfisah kepada banjarmasinpost.co.id.

Ditegaskan Alfisah, setelah diperingatkan beberapa kali, sangat disayangkan apabila pihak eksekutif tidak mengindahkannnya.

"Dari segi tugas fungsi DPRD sudah melakukan pengawasan termuat dalam rekomendasi DPRD pada saat tanggapan LKPJ bupati," ujarnya.

Apakah dewan akan membuka ruang terkait anggaran? "Asalkan masuk bagian dari visi misi daerah dan tercantum dalam perda RPJMD Kotabaru.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help