Duta Bahasa 2017 Kalsel Ini Tak Pernah Malu Berbahasa Daerah

Hasil dari program itulah yang mengantarkan Shaula melenggang ke lomba tingkat nasional.

Duta Bahasa 2017 Kalsel Ini Tak Pernah Malu Berbahasa Daerah
istimewa
Shaula Chintyasari, Duta Bahasa 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyandang selendang Duta Bahasa Kalimantan Selatan 2017 merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Perasaan itu pula yang dirasakan Shaula Chintyasari.

Tidak mudah memang merengkuh dan menggenggam predikat itu. Ada konsekuensi tersendiri yang diemban mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini. Ia berkewajiban mempromosikan bahasa sebagai pemersatu bangsa.

Capaian pestasi itu langsung dimanifestasikan Shaula dengan menyusun program seputar kebahasaan dan kesastraan. Program ini ia namai Verba Kalsel atau video edukasi ragam bahasa daerah Kalimantan Selatan.

Ia merangkul sejumlah kalangan. Di antaranya berkerja sama dengan komunitas Bintang Jalanan, Pelakon Lokal, dan pemusik lokal yang berkarya dengan menggunakan bahasa daerah. Hasil dari program itulah yang mengantarkan Shaula melenggang ke lomba tingkat nasional.

"Alhamdulillah saat itu Kalimantan Selatan berhasil mendapatkan predikat sepuluh peserta terbaik. Itu adalah penghargaan pertama yang didapatkan Kalsel pada ajang tersebut," ucapnya, Sabtu (12/05/2018).

Melalui program tersebut Shaula menekankan melestarikan bahasa daerah bukan hal yang memalukan. Juga bukan hal kuno atau kolot. Sebaliknya, justru dapat jadi ciri khas tersendiri bagi kalangan yang tetap menggunakannya. Ia tak pernah malu berkomunikasi dengan bahasa daerah.

Pada pemilihan Duta Bahasa Kalsel tahun lalu, hanya ada satu jalur pendaftaran yaitu jalur umum. Shaula yang saat itu berusia 18 tahun terpilih sebagai juara 1 Duta Bahasa Kalsel 2017 dan berhak mewakili Banua ke tingkat nasional.

Dikatakannya, saat itu karantina serta penobatan pemenang dilaksanakan di hotel berbinang di Jalan A Yani Kilometer 4 Banjarmasin. Tahun ini pelaksanaannya juga di tempat yang sama.

“Saya sangat senang dan bangga terhadap putra-putri daerah yang dapat terus menorehkan prestasi. Kita memberi bukti meski terkendala akses yang terbatas, tapi tetap mampu bersaing dengan kualitas yang diperhitungkan,” ucapnya.

Selengkapnya baca di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (13/05/2018).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help