Berita Banjarmasin

Masuk UIN Antasari Banjarmasin Lebih Ketat dari Tahun Lalu, Calon Mahasiswa Harus Interview

Proses penerimaan calon mahasiswa di UIN Antasari Banjarmasin, dipastikan lebih ketat dan lebih sulit dibandingkan tahun lalu.

Masuk UIN Antasari Banjarmasin Lebih Ketat dari Tahun Lalu, Calon Mahasiswa Harus Interview
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
UIN Antasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proses penerimaan calon mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, dipastikan lebih ketat dan lebih sulit dibandingkan tahun lalu. Pasalnya panitia tak hanya mengandalkan tes tertulis, tapi juga akan ada tes wawancara atau interview.

"Beda dari yang lama, tahun ini kami tidak hanya mengandalkan tes tertulis. Tahun ini kami akan mengadakan tes wawancara," terang Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman, Jumat (11/5).

Adapun sesi wawancara meliputi kemampuan baca tulis Alquran. Karena UIN merupakan perguruan tinggi islam. Kemudian wawancara tentang kemampuan dan kelayakan calon mahasiswa di bidang yang diminati.

Baca: Izin Lingkungan PT Sebuku Diduga Kedaluwarsa, PTUN Banjarmasin Dikepung Aksi Massa Tolak Tambang

Prof Mujib mengungkapkan, seleksi yang diperketat kali ini agar memastikan calon mahasiswa benar-benar memiliki kemampuan. Selain itu juga mempunyai motivasi kuat untuk kuliah di UIN.

"Kami khawatir kadang ada yang masuk tidak sesuai nilai tertulis dan skillnya. Tetutama yang tanpa tes, sehingga apabila ada tes bisa diketahui kemampuannya," jelasnya.

Ia juga menegaskan, mahasiswa yang akan diterima di UIN nantinya ialah calon mahasiswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk kuliah. Selain itu penilaian pun akan dilakukan melalui psikologi peserta.

Terkait pendaftaran mahasiswa baru di UIN Antasari, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, UIN Antasari, H Hamdan mengatakan daya tampung UIN tahun ini sengaja diturunkan.

Baca: Live Streaming Barito Putera vs PSIS Semarang via Streaming Vidio.com Pekan 8 Liga 1 2018

Sebelumnya di atas 3.000 orang. Kini hanya 2.500 mahasiswa. Penurunan tersebut diterangkan olehnya karena sekarang UIN mencari mahasiswa yang berkualitas. Beda halnya pasa tahun lalu, sebagai bentuk usaha menjadikan UIN Antasari universitas, yang awalnya ialah IAIN.

Adapun pendaftar di UIN hingga saat ini telah mencapai ribuan. Pada jalur SPAN PTKIN dijelaskan Hamdan hingga mencapai lima ribu lebih. Sedangkan yang diterima hanya 1.600 mahasiswa.

Hingga saat ini, penerimaan mahasiswa baru UIN antasari masih berlanjut. Khususnya pada jalur UM PTKIN yang akan ditutup pada Jumat (11/5) pukul 24.00. Hamdan mengatakan, pendaftaran bisa dilakukan via online. Dimana jumlah pendaftar angka terkahir mencapai lebih 1.300. Sedangkan yang diterima pada jalur itu hanya 900 orang.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persib Bandung vs Persipura Jayapura via Streaming Vidio.com

Ia mengatakan tes tertulis akan dilakukan pada 22 Mei dan tes tertulis pada bidang keagamaan akan dilakukan pasca lebaran. "Tes tentunya materi yang mereka pelajari semasa SMA atau Aliyah," tandasnya Hamdan.

Ia juga menjelaskan tahun ini pun seleksi lebih ketat. Dimana bertekad tidak lagi memperbanyak mahasiswa melainkan kualitas mahasiswa. Sehingga tidak lagi banyak menerima sebagaimana tahun sebelumnya.

Selain sekadar kualitas, ia mengatakan hal lainnya juga karena adanya keterbatasan sumber dasen dan lokal pada fakultas favorit. Lantas, kepada calon mahasiswa baru, ia pun mengimbau agar peserta belajar dan berdoa. Karena menurut Hamdan, faktor kelulusan tidak hanya usaha, namun doa juga menentukan. (banjarmasinpost.co.id/ell)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help