Berita Balangan

Warga Keluhkan Debu di Jalan Nasional Paringin

Kondisi jalan nasional di Kabupaten Balangan terus dibenahi, saat ini sebelah jalur sedang dilakukan perbaikan dengan kontruksi beton.

Warga Keluhkan Debu di Jalan Nasional Paringin
banjarmasinpost.co.id/elhami
kondisi satu jalur di jalan nasional kerap berdebu apalagi saat panas terik, warga berharap ada penyemprotan rutin dari instansi terkait agar meminimalisir debu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kondisi jalan nasional di Kabupaten Balangan terus dibenahi, saat ini sebelah jalur sedang dilakukan perbaikan dengan kontruksi beton.

Dampaknya, jalur lalu lalang kendaraan dijadikan satu jalur, namun kondisi satu jalur ini juga masih dalam kondisi rusak, selain banyaknya bebatuan juga banyak debu jika panas terik.

Kondisi demikian tentu saja membuat pengendara tidak nyaman, selain harus berekstra hati-hati karena satu jalur, pengendara juga mengeluhkan debu akibat banyaknya kendaraan besar yang lewat.

Baca: Ibnu Jamil Digugat Cerai Istri, Mbah Mijan Tulis Cuitan ini Warganet Menduga Tentang Ibnu Jamil

Salah satu warga Paringin, Rusdin kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (12/5/2018) mengaku sangat terganggu dengan banyaknya debu jika panas terik, apalagi saat kendaraan besar lewat.

Apalagi menurutnya, saat ini musim panas sudah mulai berlangsung, semestinya pihak terkait bisa melakukan penyemprotan jalan untuk meminimalisir debu dijalan nasional ini.

"Kasian pengendara, terutama sepeda motor atau sepeda, tiap hari harus menghirup debu, belum lagi rumah yang dipinggir jalan, kemasukan debu sampai dalam rumah," ujarnya.

Baca: Ini Sejarah Salat Tarawih 11 dan 23 Rakaat Serta Dahsyatnya Keutamaannya yang Bakal Didapatkan

Rusdin mengaku saking banyaknya debu, setiap kali dirinya lewat, saat sampai kerumah langsung menganti baju.

"Bukan apa-apa, memakai baju yang sudah terkena debu tak nyaman lagi, biasanya langsung saya cuci," katanya.

Bahkan kini jika ingin melewati jalan nasional harus memakai masker untuk mengurangi menghirup debu dijalanan.

"Harapannya bisa disemprot titik jalan yang banyak berdebu, misalnya sehari dua kali agar debu yang ada dijalan dapat diminimalisir," harapnya.

Baca: Pesta Pernikahan Seketika Berubah Jadi Pemakaman Usai Kejadian Tragis Ini

Terpisah, Direktur PDAM Balangan Suryadi mengatakan, pihaknya tidak ada giat untuk penyemprotan jalan terkait debu.

Sementara itu, Kabid Kawasan Permukiman, Isdiansyah mengatakan, terkait penyemprotan debu jalanan tak ada kegiatan.

"Selama ini penyemprotan khusus di taman median jalan saja, kalau khusus jalan tak ada, soalnya bukan wewenang kami, ga berani kami," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved