Berita Hulu Sungai Selatan

Dekati Ramadhan Satpol PP HSS Makin Gencar ke Hotel dan Warung Malam, Ini yang Dikerjakan

Menjelang Ramadhan, Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus

Dekati Ramadhan Satpol PP HSS Makin Gencar ke Hotel dan Warung Malam, Ini yang Dikerjakan
BANJARMASINPOST.co.id/aprianto
Kegiatan Satpol PP Hulu Sungai Selatan di pasar Kandangan beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menjelang Ramadhan, Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus gencar melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) Ramadhan.

Selain itu Satpol PP HSS juga gencar melakukan giat razia penertiban pengemis dan gepeng hingga razia di warung-warung malam, hotel, penginapan dan fasilitas umum.

Kepala Satpol PP HSS Roni Rusnadi menegaskan pihaknya terus melakukan giat razia dan sosialisasi Perda ramadhan menjelang beberapa hari mendekati bulan puasa.

Baca: Budi Ternyata Sudah Memprediksi Kejadian Bom Bunuh Diri

Baca: Lucinta Luna Kerasukan di Karma ANTV, Cekik Roy Kiyoshi dan Jatuh Dipelukan Robby Purba, Drama?

Baca: Korban Tewas Pertama yang Teridentifikasi, Ya Tuhan Ternyata Seorang Bocah, Sedang Adiknya Kritis!


"Sasarannya giat seperti warung-warung, penginapan dan tempat fasilitas umum lainnya," katanya, Minggu (13/5/2018).

Sosialisasi Perda No 9 tahun 2016 terkait dengan kegiatan dan larangan selama bulan Ramadhan juga dilakukan.

Beberapa larangan dari perda ini seperti larangan membuka tempat hiburan, restoran, rombong dan sejenisnya pada siang hari.

Larangan makan, minum, merokok di restoran, warung atau sejenisnya dan ditempat umum mulai Imsyak hingga berbuka puasa.

Untuk pasar wadai yang berjualan makanan dan minuman untuk keperluan berbuka di Wilayah pasar Kandangan boleh buka sejak pukul 13.00 Wita.

Pihaknya berharap, masyarakat HSS dan para pedagang bisa mengetahui Perda No 9 tahun 2016 terkait dengan kegiatan dan larangan selama bulan Ramadhan.

Ada sanksi bagi yang melanggar Perda, mulai dari sanksi teguran, sanksi penindakan sampai dengan pemasangan police line bagi para pedagang yang membandel.

Sementara itu, adanya sosialisasi Perda ramadhan disambut positif oleh warga HSS. Mereka bisa mengetahui aturan dan larangan selama bulan puasa.

"Adanya perda itu bisa mendukung masyarakat HSS yang menjalankan ibadah puasa dengan baik dan lebih khusyuk," kata Fathur, warga Kandangan.

Dia berharap pihak terkait bisa terus mensosialisasikan perda itu, tidak hanya di daerah perkotaan, namun juga hingga ke desa-desa. (BANJARMASINPOST.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help