Bom Meledak di Gereja Surabaya

Jemaat Gereja Katolik Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Mengaku Sedih

Tak terlihat adanya pengamanan di Gereja Hati Yesus Yang Maha Kudus Jalan Veteran No 2 Banjarmasin, pasca adanya bom

Jemaat Gereja Katolik Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Mengaku Sedih
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Gereja Katolik Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus di Jalan Veteran Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak terlihat adanya pengamanan di Gereja Hati Yesus Yang Maha Kudus Jalan Veteran No 2 Banjarmasin, pasca adanya bom bunuh diri di Geraja Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

Namun, demikian wajah sedih bercampur cemas tetap terpancar dari jemaat yang pagi itu akan melakukan peribadatan di gereja tersebut.

Salah satu jemaat yang ditemui BPost Online bernama Anton (50) mengaku sedih atas insiden tersebut.

Baca: Anak Kecil yang Tewas Bukan Pelaku, Romo Tri: Dia Masuk ke Gereja Pas Ledakan Terjadi

Baca: Terekam CCTV Pelaku Ledakan Bom Gereja Surabaya Gunakan Sepeda Motor ke Halaman Gereja

Baca: Gereja Surabaya Dibom, Syaifullah Tamliha Dorong Percepat Penyelesaiaan Revisi UU Terorisme

Anto juga mengakui dirinya diliputi kecemasan setelah mendengar kabar adanya pengeboman di gereja di Surabaya.

"Sedih dan waswas lah pastinya. Apalagi kalau lihat ada orang yang bukan dari kami masuk, prasangka kami ya bisa jadi teroris," ungkap Anton.

Jemaat lainnya, Budi (41) mengungkapkan perasaan yang sama.

Budi juga mengungkapkan sejauh ini ia belum melihat ada pengamanan secara khusus di gereja tempat dirinya beribadah

"Belum ada pengamanan dari pihak kepolisisan," ujar Budi, yang berada di sebelah Anton. (BANJARMASINPOST.co.id/rakhim)

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved